Penelitian ini bertujuan memetakan perkembangan literatur mengenai nilai Sompe/Passompe, kemandirian, budaya Bugis, dan konseling multikultural indigenous. Menggunakan pendekatan bibliometrik dengan data melalui Publish or Perish berbasis Google Scholar. Data diperoleh dari lima file RIS yang memuat kombinasi kata kunci terkait Sompe, Passompe, Bugis, kemandirian, kearifan lokal, konseling multikultural, dan konseling indigenous yang menghasilkan 1.022 publikasi awal yang setelah deduplikasi menjadi 1.009 publikasi unik, dengan 306 di antaranya teridentifikasi sebagai publikasi inti tematik. Analisis mencakup tren publikasi, sumber, penulis, institusi, artikel berpengaruh, kata kunci, dan keterhubungan tema. Hasil menunjukkan bahwa kajian budaya Bugis, kemandirian, dan kearifan lokal relatif mapan, sementara keterkaitan langsung antara Sompe dan konseling multikultural indigenous masih terbatas. Celah ini menegaskan pentingnya mengembangkan Sompe sebagai landasan konseptual penguatan kemandirian konseli Bugis dalam praktik konseling berbasis budaya.
Copyrights © 2026