Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efektivitas brand ambassador terhadap minat beli mahasiswa Universitas Djuanda terhadap produk hijab Tiebymin. Brand ambassador dinilai berdasarkan empat dimensi: visibility, credibility, attraction, dan power. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei menggunakan kuesioner skala Likert. Responden berjumlah 216 mahasiswa yang dipilih secara purposive. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa seluruh dimensi brand ambassador secara signifikan berpengaruh terhadap minat beli. Dimensi attraction memiliki pengaruh paling dominan dengan nilai koefisien 1,065. Koefisien determinasi (R2) sebesar 0,574 menunjukkan bahwa 57,4% variasi minat beli dapat dijelaskan oleh efektivitas brand ambassador. Temuan ini menegaskan pentingnya pemilihan brand ambassador yang sesuai dengan citra merek dan karakteristik audiens. Hasil penelitian ini tidak hanya menekankan pentingnya pemilihan figur publik yang sesuai, tetapi juga menunjukkan bahwa persepsi terhadap brand ambassador dapat membentuk sikap dan keputusan konsumen, terutama dalam konteks mahasiswa sebagai segmen pasar yang aktif dan terhubung secara digital. Selain itu, penelitian ini memperkuat relevansi pendekatan VisCAP dalam mengukur efektivitas komunikasi pemasaran berbasis endorsement.
Copyrights © 2026