Perilaku bullying di lingkungan sekolah dasar berdampak negatif terhadap perkembangan emosional, sosial, dan akademik siswa. Kegiatan ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan psikoedukasi anti-bullying oleh mahasiswa KKN Universitas Negeri Padang di SD Negeri 21 Cupak pada 21 Januari 2026. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi dan dokumentasi. Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahapan: penyampaian materi "Sekolah Aman Tanpa Bullying", diskusi melalui media sticky note, ice breaking, dan kuis interaktif. Hasil menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif siswa yang tinggi. Pendekatan interaktif dan berbasis pengalaman langsung terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai konsep, jenis, dampak, serta pencegahan bullying, sekaligus menjadi langkah preventif awal dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman di Nagari Cupak.
Copyrights © 2026