Air merupakan kebutuhan esensial bagi manusia, namun kualitasnya dapat memengaruhi kesehatan sehingga perlu memenuhi standar tertentu. Pada industri minuman, air hasil pengolahan Reverse Osmosis (RO) harus diuji untuk memastikan kesesuaiannya dengan standar mutu. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas air RO berdasarkan parameter fisika dan kimia sebagai bentuk pengendalian mutu. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan observasional yang dilakukan di PT XYZ pada periode Juli–Agustus 2025. Sampel air RO diambil secara berkala (harian) sebanyak 100–250 mL, kemudian diuji parameter fisika (bau, warna, rasa, kekeruhan, TDS) dan kimia (pH) menggunakan pH meter, TDS meter, dan turbidity meter. Data dianalisis dengan membandingkan hasil pengujian terhadap standar mutu air demineral SNI 6241:2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh parameter memenuhi standar mutu. Air tidak berbau, tidak berwarna, dan tidak berasa. Nilai pH berkisar 5,5–6,5, kekeruhan 0,36–0,71 NTU, dan TDS 4,86–9,73 ppm. Hasil ini menunjukkan bahwa sistem RO bekerja optimal dalam menghilangkan kontaminan dan menghasilkan air dengan tingkat kemurnian tinggi. Penelitian ini terbatas pada parameter fisika dan kimia, sehingga diperlukan analisis lanjutan pada parameter mikrobiologi. Secara keseluruhan, air RO layak digunakan sebagai bahan baku industri minuman karena memenuhi standar mutu yang ditetapkan.
Copyrights © 2026