Industri pangan berbasis madu terus berkembang seiring tingginya permintaan konsumen terhadap produk kesehatan alami. Pengawasan mutu pada produk madu olahan menjadi kunci untuk menjamin keamanan dan konsistensi kualitas produk yang beredar di pasar. Kajian ini bertujuan menganalisis penerapan pengawasan mutu pada proses produksi I-Tox Honey Neo OTG di PT Imago Randau Harmoni, Cileungsi–Bogor. Metode yang digunakan adalah kerja nyata (real work) melalui pengamatan langsung, wawancara, pencatatan, diskusi, dan telaah pustaka. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengawasan mutu diterapkan secara menyeluruh mencakup empat tahap, yaitu bahan baku, kemasan, proses produksi, dan produk akhir. Bahan baku madu memenuhi SNI 8664:2018 dengan kadar air 20% dan nilai Brix 77%. Proses blanching dilakukan selama 5 detik pada suhu 90°C, penghalusan dikontrol selama 36 detik, serta vakum evaporasi dipantau setiap 30 menit pada suhu dalam 50°C dan suhu luar 60°C. Produk akhir menunjukkan karakteristik organoleptik normal dengan aroma, rasa, dan warna yang sesuai standar perusahaan.
Copyrights © 2026