Pembelajaran IPAS di sekolah dasar menghendaki hadirnya pendekatan yang mampu mengkonkretkan konsep-konsep abstrak menjadi pengalaman belajar yang bermakna dan mudah dipahami siswa. Materi bunyi dan perambatannya kerap sulit dikuasai siswa kelas IV SD karena konsepnya tidak bisa dijangkau langsung oleh pancaindera. Kajian yang memotret bagaimana inquiry learning berbantuan media realia dapat menjawab persoalan ini dalam konteks IPAS kelas IV SD masih sangat terbatas. Kajian ini bertujuan menelaah efektivitas perpaduan keduanya dalam mengatasi kesulitan pemahaman konsep bunyi. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka dengan menelusuri, memilah, dan menganalisis berbagai literatur relevan secara mendalam. Kajian ini menemukan tiga hal yang saling berkaitan. Inquiry learning terbukti menumbuhkan pemahaman konsep, motivasi, nalar kritis, dan sikap ilmiah siswa SD. Media realia mampu mengubah konsep bunyi yang abstrak menjadi pengalaman konkret yang membekas. Dan perpaduan keduanya menghasilkan mutu pembelajaran yang jauh melampaui penerapan salah satunya saja. Kajian ini terbatas pada sumber pustaka dan belum diuji secara empiris, sehingga diperlukan studi lanjutan pada berbagai konteks sekolah. Guru kelas IV SD perlu mencoba inquiry learning berbantuan media realia sederhana sebagai titik awal perubahan nyata dalam pembelajaran IPAS.
Copyrights © 2026