p-Index From 2021 - 2026
0.702
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Karimah Tauhid
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Model Inquiry Learning Berbantuan Media Realia dalam Pembelajaran Bunyi Kelas IV SD: Kajian Literatur Citra Anggani Putri; Najma Bahiyah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 6 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i6.24824

Abstract

Pembelajaran IPAS di sekolah dasar menghendaki hadirnya pendekatan yang mampu mengkonkretkan konsep-konsep abstrak menjadi pengalaman belajar yang bermakna dan mudah dipahami siswa. Materi bunyi dan perambatannya kerap sulit dikuasai siswa kelas IV SD karena konsepnya tidak bisa dijangkau langsung oleh pancaindera. Kajian yang memotret bagaimana inquiry learning berbantuan media realia dapat menjawab persoalan ini dalam konteks IPAS kelas IV SD masih sangat terbatas. Kajian ini bertujuan menelaah efektivitas perpaduan keduanya dalam mengatasi kesulitan pemahaman konsep bunyi. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka dengan menelusuri, memilah, dan menganalisis berbagai literatur relevan secara mendalam. Kajian ini menemukan tiga hal yang saling berkaitan. Inquiry learning terbukti menumbuhkan pemahaman konsep, motivasi, nalar kritis, dan sikap ilmiah siswa SD. Media realia mampu mengubah konsep bunyi yang abstrak menjadi pengalaman konkret yang membekas. Dan perpaduan keduanya menghasilkan mutu pembelajaran yang jauh melampaui penerapan salah satunya saja. Kajian ini terbatas pada sumber pustaka dan belum diuji secara empiris, sehingga diperlukan studi lanjutan pada berbagai konteks sekolah. Guru kelas IV SD perlu mencoba inquiry learning berbantuan media realia sederhana sebagai titik awal perubahan nyata dalam pembelajaran IPAS.
Penerapan Metode Socrates dan Permainan Edukatif untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa dalam Membedakan Kalimat Fakta dan Opini Najma Bahiyah; Citra Anggani Putri
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 6 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i6.24851

Abstract

Membedakan kalimat fakta dan opini menjadi dasar penting  dalam pengajaran Bahasa Indonesia yang sulit dilepaskan dari kemampuan berpikir kritis dan literasi. Meski demikian, kenyataannya menunjukkan bahwa sebagian besar siswa masih menghadapi tantangan dalam membedakan fakta yakni pernyataan yang bersifat objektif dengan opini yang bersifat subjektif. Kesulitan ini pada umumnya bersumber dari pendekatan pembelajaran yang masih bersifat konvensional dan belum secara optimal menumbuhkan kemampuan berpikir kritis pada diri siswa. Penelitian ini berupaya mengkaji bagaimana penerapan Metode Socrates yang diintegrasikan dengan permainan edukatif dapat berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan siswa untuk membedakan antara fakta dan opini. Metode Socrates fokus pada dialog tanya jawab untuk mendorong pemikiran mendalam, sedangkan permainan edukatif hadir sebagai upaya untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih dinamis sekaligus bernuansa menyenangkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka dengan mengumpulkan dan menelaah berbagai sumber dari jurnal-jurnal ilmiah yang relevan dengan topik yang dikaji. Hasil kajian mengungkapkan bahwa kombinasi antara Metode Socrates dan permainan edukatif terbukti berkontribusi secara signifikan dalam meningkatkan kemampuan siswa untuk mengenali dan memilah informasi yang bersifat faktual dari pernyataan yang bersifat opiniatis secara lebih akurat. Siswa tidak hanya menunjukkan peningkatan dalam mengelompokkan pernyataan secara lebih akurat, tetapi juga mampu menyajikan alasan yang logis dan terperinci atas pilihan yang mereka buatsebuah indikasi nyata dari meningkatnya kapasitas berpikir kritis mereka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran interaktif yang mengombinasikan teknik tanya jawab dengan elemen permainan terbukti mampu mendorong pemahaman yang lebih mendalam serta partisipasi aktif siswa, sekaligus memperkokoh kemampuan bernalar dan literasi informasi secara bersamaan.
Analisis Kesulitan Konseptual Simple Present Tense dalam Pemahaman pada Mahasiswa PGSD Semester 1 Wita Novita; Citra Anggani Putri
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 2 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i2.22647

Abstract

Simple present tense merupakan komponen dasar yang tidak dapat dipisahkan dari penguasaan tata bahasa mahasiswa tingkat awal, khususnya pada mahasiswa PGSD yang kelak berperan sebagai pengajar. Kajian ini berangkat dari persoalan konseptual yang dialami mahasiswa PGSD semester 1, terutama terkait pemahaman antara subjek dan kata kerja serta variasi pola kalimat. Tujuan dari kajian ini untuk memetakan bagaimana mahasiswa membangun konsep dasar tense tersebut dan mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan kekeliruan. Adapun penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, melalui penyebaran instrumen pertanyaan esai untuk menelusuri proses berpikir serta cara mahasiswa menafsirkan aturan dasar tense. Hasil dari penelitian dari mahasiswa PGSD bahwa masih menghadapi hambatan dalam memahami penerapan simple present tense. Temuan ini mengungkapkan bahwa miskonsepsi mendasar khususnya terkait pemilihan verba dan kesesuaian subjek menjadi pola kesalahan yang dominan. Kajian ini memberikan konstribusi dengan menekankan perlunya pendekatan pengajaran grammar yang lebih berorientasi pada pemahaman konseptual daripada sekadar hafalan aturan, sehingga mahasiswa PGSD dapat memahami dan mengajarkan simple present tense secara lebih efektif.
Analisis Pemahaman Penggunaan Simple Present Tense dalam Kalimat Sehari-hari Mahasiswa PGSD Semester 1 Citra Anggani Putri; Wita Novita
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 2 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i2.22656

Abstract

Simple present tense adalah salah satu  bentuk tense dalam Bahasa inggris yang digunakan untuk mengungkapkan fakta umum, kebiasaan dan rutinitas serta materi pembelajaran Bahasa inggris dari tingkat sekolah dasar sampai perguruan tinggi.Namun demikian mahasiswa semester pertama program studi PGSD sering mengalami kesulitan saat menerapkan penggunaan simple present tense dalam konteks kalimat sehari hari akibat minimnya praktik serta pemahaman konsep awal.penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana mahasiswa semester 1 PGSD memahami penggunaan simple present tense dalam kehidupan sehari-hari serta mengetahui kesulitan yang mereka alami pada saat menggunakannya.penelitian ini dirancang dengan menggunakan pendekatan kualitatif di mana proses pemerolehan informasi dilakukan melalui pertanyaan yang disebarkan kepada 2 responden melalui flatfrom whatsapp sebagai media penyebaran pertanyaan sehingga peneliti dapat mengumpulkan data mengenai tingkat pemahaman responden terhadap penerapan simple present tense pada kalimat sehari-hari.dari hasil yang diproleh menghasilkan data bahwa mahasiswa semester 1 PGSD memahami konsep dasar simple present tense,meskipun masih terdapat beberapa kekeliruan.hasil penelitian ini memberikan manfaat berupa gambaran tingkat penguasaan simple present tense mahasiswa.