Pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar masih menghadapi permasalahan rendahnya keterlibatan aktif dan kemampuan berpikir kritis peserta didik, khususnya dalam keterampilan membaca, menulis, dan berbicara. Oleh karena itu, diperlukan model pembelajaran yang mampu mendorong keaktifan dan kemandirian belajar, salah satunya adalah discovery learning. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model pembelajaran discovery learning pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengkaji 20 artikel terpilih dari 64 artikel yang diperoleh melalui database Publish or Perish, Google Scholar, dan Scopus pada rentang tahun 2018–2024. Proses seleksi menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi serta dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan discovery learning melalui enam sintaks utama (stimulation, problem statement, data collection, data processing, verification, dan generalization) terbukti efektif meningkatkan keterampilan berbahasa peserta didik, meliputi membaca, menulis, dan berbicara. Selain itu, model ini juga berdampak positif terhadap peningkatan hasil belajar, keaktifan, kreativitas, serta kemampuan berpikir kritis peserta didik. Dengan demikian, discovery learning menjadi model pembelajaran yang relevan dan adaptif untuk mendukung pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.
Copyrights © 2026