Penelitian kuasi-eksperimen ini menguji efektivitas media pembelajaran berbasis Google Sites (https://sites.google.com/guru.smk.belajar.id/gearuplearning/home) dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pemeliharaan kelistrikan otomotif di SMK Negeri Campalagian, Sulawesi Barat. Menggunakan desain nonequivalent pretest-posttest control group, 67 siswa kelas XI Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan dibagi menjadi kelompok eksperimen (n=33, Google Sites) dan kontrol (n=34, PowerPoint konvensional). Instrumen tes pilihan ganda 25 butir yang mencakup tujuh area kompetensi (kelistrikan dasar otomotif, sistem pengapian, sistem pengisian, sistem starter, sistem penerangan dan sinyal, sistem instrumen dan aksesori, sistem kontrol elektronik) diberikan sebagai pretest dan posttest. Uji independent samples t-test menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik pada skor posttest (t=9,294, df=65, p<0,001), dengan kelompok eksperimen mencapai rerata skor jauh lebih tinggi (M=79,39, SD=6,08) dibandingkan kelompok kontrol (M=65,38, SD=8,64). Analisis normalized gain menunjukkan peningkatan sedang pada kelompok eksperimen (N-gain=0,58) versus kelompok kontrol (N-gain=0,51). Evaluasi guru mengindikasikan penerimaan sangat positif pada lima dimensi: manfaat pembelajaran (4,99/5,00), kolaborasi (4,95/5,00), integrasi Google (4,89/5,00), aksesibilitas (4,89/5,00), dan kualitas teknis (4,81/5,00). Temuan ini menunjukkan bahwa Google Sites secara signifikan meningkatkan hasil belajar dalam pendidikan teknik otomotif, mendukung Multimedia Learning Theory (Mayer, 2009) dan Connectivism (Siemens, 2005) melalui presentasi konten multimodal, pembelajaran mandiri, asesmen interaktif, dan integrasi mulus dengan ekosistem Google Workspace. Platform ini mengatasi tantangan kunci dalam pendidikan kejuruan: konsep teknis abstrak, waktu praktik terbatas, dan kebutuhan akan sumber belajar yang aksesibel dan fleksibel.
Copyrights © 2026