Pengemudi ojek online merupakan salah satu kelompok pekerja sektor informal yang memiliki risiko tinggi terhadap gangguan kesehatan dan keselamatan kerja akibat aktivitas berkendara dalam durasi panjang dan postur yang kurang ergonomis. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan keluhan muskuloskeletal, kelelahan, serta menurunkan tingkat keselamatan berkendara. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengemudi ojek online dalam menerapkan prinsip ergonomi berkendara guna meningkatkan keselamatan dan kenyamanan kerja. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan edukatif dan partisipatif yang meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan inti berupa penyuluhan, pelatihan, simulasi postur berkendara ergonomis, serta pendampingan kepada peserta. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test serta observasi perubahan perilaku dan keluhan fisik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan rata-rata nilai peserta meningkat dari 42,4% pada pre-test menjadi 93,4% pada post-test. Selain itu, terjadi perubahan perilaku dalam penerapan postur berkendara yang lebih ergonomis serta penurunan keluhan fisik, terutama pada bagian punggung, leher, dan bahu. Dengan demikian, kegiatan edukasi ergonomi berkendara efektif dalam meningkatkan keselamatan dan kenyamanan kerja pengemudi ojek online. Kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan dan diperluas cakupannya guna memberikan manfaat yang lebih luas.
Copyrights © 2023