Sumanto
Universitas Indonesia Mandiri

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Optimalisasi Ergonomi Berkendara Sebagai Strategi Peningkatan Keselamatan Dan Kenyamanan Pengemudi Ojek Online Dadan Ramdhani; Oky Bisma Thama Putra; Sumanto; Azriel Gilang Fahrezi; Ade Irawan
ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengemudi ojek online merupakan salah satu kelompok pekerja sektor informal yang memiliki risiko tinggi terhadap gangguan kesehatan dan keselamatan kerja akibat aktivitas berkendara dalam durasi panjang dan postur yang kurang ergonomis. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan keluhan muskuloskeletal, kelelahan, serta menurunkan tingkat keselamatan berkendara. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengemudi ojek online dalam menerapkan prinsip ergonomi berkendara guna meningkatkan keselamatan dan kenyamanan kerja. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan edukatif dan partisipatif yang meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan inti berupa penyuluhan, pelatihan, simulasi postur berkendara ergonomis, serta pendampingan kepada peserta. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test serta observasi perubahan perilaku dan keluhan fisik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan rata-rata nilai peserta meningkat dari 42,4% pada pre-test menjadi 93,4% pada post-test. Selain itu, terjadi perubahan perilaku dalam penerapan postur berkendara yang lebih ergonomis serta penurunan keluhan fisik, terutama pada bagian punggung, leher, dan bahu. Dengan demikian, kegiatan edukasi ergonomi berkendara efektif dalam meningkatkan keselamatan dan kenyamanan kerja pengemudi ojek online. Kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan dan diperluas cakupannya guna memberikan manfaat yang lebih luas.
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS UMKM SEKTOR LOGAM MELALUI LEAN MANUFACTURING DAN 5S Oky Bisma Thama Putra; Sumanto; Sigit Apriyanto; Erland Fauzi Alfafa
ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 1 No. 4 (2023)
Publisher : ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor logam merupakan salah satu penopang ekonomi lokal, namun banyak di antaranya menghadapi persoalan produktivitas akibat tata letak kerja yang tidak tertata, tingginya pemborosan (waste) material dan waktu, serta belum diterapkannya standar kerja yang baku. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan produktivitas dan efisiensi proses produksi UMKM mitra bidang pengecoran dan fabrikasi logam melalui penerapan pendekatan Lean Manufacturing dan metode 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke). Metode pelaksanaan meliputi analisis situasi dan identifikasi pemborosan menggunakan Value Stream Mapping (VSM), sosialisasi dan pelatihan konsep Lean dan 5S, pendampingan implementasi langsung di area produksi, serta evaluasi hasil melalui pengukuran indikator produktivitas sebelum dan sesudah intervensi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan 5S mampu menata ulang area kerja sehingga waktu pencarian alat dan bahan berkurang signifikan, sementara identifikasi dan eliminasi waste melalui prinsip Lean berhasil menurunkan waktu siklus produksi dan tingkat kecacatan produk. Secara keseluruhan, produktivitas mitra mengalami peningkatan yang terukur, disertai perbaikan aspek keselamatan dan kenyamanan kerja. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan Lean Manufacturing dan 5S dapat diadopsi oleh UMKM dengan sumber daya terbatas untuk menghasilkan perbaikan produktivitas yang berkelanjutan.
INOVASI PENGOLAHAN MINYAK JELANTAH MENJADI SABUN SEBAGAI ALTERNATIF USAHA RUMAH TANGGA Damsiar; Sumanto; Dadan Ramdhani; Erland Fauzi Alfafa; Asep Supriatna
ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minyak jelantah merupakan limbah rumah tangga yang berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Di sisi lain, minyak jelantah masih dapat dimanfaatkan menjadi produk bernilai guna, salah satunya sabun melalui proses saponifikasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah minyak jelantah menjadi sabun ramah lingkungan serta mendorong pemanfaatannya sebagai peluang usaha. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan sosialisasi, demonstrasi, dan praktik langsung. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test terhadap 15 peserta untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada seluruh indikator pengetahuan. Persentase pemahaman peserta terkait dampak lingkungan meningkat dari 20% menjadi 93,3%, pemanfaatan minyak jelantah dari 13,3% menjadi 100%, serta pemahaman proses pembuatan sabun dari 6,6% menjadi 100%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa metode pelatihan yang diterapkan efektif dalam meningkatkan kapasitas pengetahuan masyarakat. Selain itu, peserta juga mampu menghasilkan produk sabun dengan kualitas yang cukup baik dan berpotensi dikembangkan sebagai usaha rumah tangga. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus membuka peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat.
PENINGKATAN KAPASITAS MASYARAKAT DALAM TANGGAP DARURAT BANJIR MELALUI PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN BERBASIS MITIGASI Sumanto; Dadan Ramdhani; Damsiar; Ade Irawan; Eby Habibi
ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banjir merupakan salah satu bencana yang paling sering terjadi dan berdampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat, khususnya di wilayah yang rawan banjir. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai respons darurat menyebabkan tingginya risiko kerugian saat banjir melanda. Inisiatif pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi situasi darurat banjir melalui pelatihan dan pendampingan berbasis mitigasi. Metode pelaksanaan kegiatan mencakup kampanye kesadaran, pelatihan respons darurat, simulasi evakuasi, serta panduan penyusunan langkah-langkah mitigasi sederhana. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan masyarakat. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, di mana rata-rata nilai pre-test sebesar 26,2% meningkat menjadi 93,0% pada post-test. Peningkatan ini mengindikasikan bahwa pelatihan dan pendampingan tersebut efektif dalam memperkuat pemahaman masyarakat mengenai risiko banjir, jalur evakuasi, pertolongan pertama, dan tindakan respons darurat. Dengan demikian, inisiatif ini telah meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat serta mendukung terciptanya komunitas yang tangguh terhadap bencana banjir.
Peningkatan Kesadaran Ergonomi pada Pelaku UMKM Melalui Pelatihan dan Evaluasi Postur Kerja Damsiar; Dadan Ramdhani; Sumanto; Muhammad Zaky Abrori; Alex Wijaya
ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 1 No. 4 (2023)
Publisher : ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan sektor yang berperan penting dalam perekonomian, namun masih memiliki keterbatasan dalam penerapan prinsip ergonomi dan keselamatan kerja. Kondisi ini menyebabkan tingginya risiko gangguan muskuloskeletal akibat postur kerja yang tidak ergonomis. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran ergonomi pada pelaku UMKM melalui pelatihan dan evaluasi postur kerja. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan pada 20 peserta UMKM yang meliputi penyuluhan ergonomi, pelatihan postur kerja, evaluasi menggunakan metode RULA/REBA, serta pendampingan perbaikan kondisi kerja. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta yang ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata dari 55,8 pada pre-test menjadi 84,2 pada post-test. Selain itu, terjadi penurunan tingkat risiko ergonomi, di mana sebelum pelatihan mayoritas peserta berada pada kategori risiko tinggi (60%), dan setelah pelatihan bergeser ke kategori rendah (50%) dan sedang (40%). Perbaikan sederhana seperti penyesuaian posisi kerja dan penggunaan alat bantu ergonomis juga memberikan dampak positif terhadap kenyamanan kerja. Dengan demikian, pelatihan dan evaluasi postur kerja terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran ergonomi serta berpotensi mengurangi risiko cedera pada pelaku UMKM.
PEMANFAATAN LIMBAH KULIT JERUK BERBASIS ECO-ENZYME SEBAGAI PRODUK EKONOMIS RUMAH TANGGA Dadan Ramdhani; Yulia Puspita Sari; Sumanto; Zainuri; Della Hassiba Dayanara
ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan limbah rumah tangga, khususnya limbah organik seperti kulit jeruk, masih menjadi isu lingkungan yang perlu mendapat perhatian. Limbah tersebut umumnya belum dimanfaatkan secara optimal dan berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga dalam mengolah limbah kulit jeruk menjadi eco-enzyme yang bernilai guna dan bernilai ekonomi. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan dengan pendekatan partisipatif. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 16,8% meningkat menjadi 92,0% pada post-test. Selain itu, peserta juga mengalami peningkatan keterampilan dalam proses pembuatan eco-enzyme, yang ditunjukkan dengan kemampuan mempraktikkan secara mandiri tahapan pembuatan. Pemanfaatan limbah kulit jeruk menjadi eco-enzyme tidak hanya berkontribusi dalam mengurangi limbah rumah tangga, tetapi juga memiliki potensi sebagai produk bernilai jual yang dapat meningkatkan perekonomian keluarga. Dengan demikian, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kesadaran lingkungan masyarakat. Program ini juga berpotensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan sebagai model pemberdayaan masyarakat berbasis pengelolaan limbah rumah tangga yang ramah lingkungan.
PENDAMPINGAN PENERAPAN STATISTICAL PROCESS CONTROL (SPC) UNTUK PENINGKATAN KUALITAS PRODUK PADA PELAKU USAHA GULA MERAH KELAPA Damsiar; NURAINI RAHMAD; Sumanto; Yantinah
ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 3 (2024)
Publisher : ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gula merah kelapa merupakan salah satu produk olahan hasil perkebunan yang banyak diproduksi oleh pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) di Indonesia. Proses produksi yang masih dilakukan secara tradisional menyebabkan tingginya variasi kualitas produk, khususnya pada aspek berat, warna, dan tekstur, sehingga berdampak pada konsistensi mutu dan daya saing produk di pasar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi pelaku usaha gula merah kelapa dalam menerapkan metode Statistical Process Control (SPC) guna mengidentifikasi dan mengendalikan variasi kualitas produk yang dihasilkan. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi konsep pengendalian kualitas, pendampingan pengumpulan data berat produk, pelatihan penyusunan peta kendali X̄-R (X-bar R chart), diagram pareto untuk mengidentifikasi jenis cacat dominan, serta perhitungan indeks kapabilitas proses (Cp dan Cpk). Data didampingi dikumpulkan dari 20 subgrup pengamatan dengan ukuran subgrup sebanyak 5 sampel. Hasil pendampingan menunjukkan nilai rata-rata berat proses (X̿) sebesar 249,69 gram dengan batas kendali atas (UCL) 254,12 gram dan batas kendali bawah (LCL) 245,25 gram, serta ditemukan 2 dari 20 subgrup berada di luar batas kendali. Nilai indeks kapabilitas proses diperoleh Cp sebesar 1,01 dan Cpk sebesar 0,98, yang mengindikasikan proses produksi mitra belum sepenuhnya mampu memenuhi spesifikasi secara konsisten. Analisis pareto menunjukkan bahwa jenis cacat “berat tidak sesuai standar” merupakan kontributor terbesar (42%) terhadap total cacat produk. Melalui kegiatan ini, pelaku usaha memperoleh pemahaman dan keterampilan baru dalam memantau kestabilan proses produksinya secara berbasis data, sehingga perbaikan mutu ke depan dapat dilakukan secara lebih terarah dan berkelanjutan.
Pemanfaatan Limbah Kulit Jeruk Dan Daun Pepaya Sebagai Pestisida Alami Bagi Masyarakat Desa Sukabaru Sumanto; Damsiar; Sigit Apriyanto; Muhammad Zacky Revaldo
ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan pestisida kimia sintetis yang berlebihan di Desa Sukabaru telah menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan petani, keseimbangan ekosistem, serta peningkatan biaya produksi pertanian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan masyarakat desa, khususnya kelompok tani, dalam memanfaatkan limbah kulit jeruk dan daun pepaya sebagai bahan baku pembuatan pestisida nabati alami yang efektif, murah, dan ramah lingkungan. Program dilaksanakan selama dua bulan dengan melibatkan 45 orang peserta dari dua kelompok tani aktif melalui metode pelatihan, demonstrasi, dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta rata-rata 183,7%, efektivitas pestisida nabati dalam mengendalikan hama mencapai 78,4%, serta penghematan biaya produksi pertanian rata-rata 42,3% per musim tanam dibandingkan penggunaan pestisida kimia. Program ini berhasil membentuk kelompok produksi pestisida nabati mandiri yang siap menjadi motor penggerak pertanian organik berkelanjutan di Desa Sukabaru.
PELATIHAN WORKPLACE ERGONOMICS BAGI PEKERJA HOME INDUSTRY ALAS KAKI UNTUK MENCEGAH MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) Oky Bisma Thama Putra; Sumanto; Sigit Apriyanto; Muhammad Zacky Revaldo; Yulia Puspita Sari
ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Home industry alas kaki merupakan salah satu sektor informal yang banyak menyerap tenaga kerja, namun umumnya belum menerapkan prinsip ergonomi dalam proses produksinya. Aktivitas kerja seperti duduk dalam waktu lama, postur membungkuk saat memotong dan menjahit bahan, serta gerakan repetitif pada tangan berisiko tinggi menimbulkan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada pekerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pekerja home industry alas kaki mitra dalam menerapkan prinsip workplace ergonomics guna mencegah keluhan MSDs. Metode pelaksanaan meliputi: (1) sosialisasi dan edukasi konsep ergonomi serta risiko MSDs; (2) pengukuran keluhan muskuloskeletal awal menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM); (3) pelatihan perbaikan postur kerja dan penataan stasiun kerja sesuai prinsip antropometri; (4) demonstrasi dan praktik peregangan otot (stretching exercise) di sela-sela waktu kerja; serta (5) evaluasi akhir melalui pengukuran ulang NBM dan sesi diskusi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai postur kerja ergonomis dan pentingnya jeda peregangan, yang sejalan dengan temuan pada kelompok pekerja sektor informal lain bahwa intervensi edukasi ergonomi dan pelatihan peregangan otot di tempat kerja secara konsisten menurunkan skor keluhan muskuloskeletal. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model intervensi sederhana dan berkelanjutan bagi pelaku home industry alas kaki dalam menjaga kesehatan kerja sekaligus produktivitas usahanya.
OPTIMALISASI TATA LETAK FASILITAS DAN PENGURANGAN WASTE PADA SENTRA INDUSTRI TAHU DENGAN PENDEKATAN VALUE STREAM MAPPING (VSM) Sumanto; Oky Bisma Thama Putra; Sigit Apriyanto; Erland Fauzi Alfafa
ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 1 No. 4 (2023)
Publisher : ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sentra industri tahu skala usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) umumnya masih menerapkan tata letak fasilitas produksi yang disusun secara tradisional tanpa mempertimbangkan aliran proses, sehingga menimbulkan berbagai bentuk pemborosan (waste) seperti waktu tunggu, transportasi berlebih, dan gerakan yang tidak perlu. Kondisi ini berdampak pada rendahnya produktivitas dan panjangnya lead time produksi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengoptimalkan tata letak fasilitas produksi dan mengurangi pemborosan pada mitra sentra industri tahu melalui pendekatan Value Stream Mapping (VSM). Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan dan pengukuran waktu proses, penyusunan current state map, identifikasi dan klasifikasi tujuh jenis waste, analisis akar penyebab masalah, penyusunan future state map, serta perumusan usulan relayout fasilitas produksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa waste yang paling dominan adalah waiting time dan excessive transportation pada rangkaian proses perebusan hingga pencetakan tahu, yang bersumber dari tata letak berbasis proses (process layout) dengan jarak antarstasiun kerja yang cukup jauh. Usulan relayout berbasis aliran produk (flow layout) yang dihasilkan dari kegiatan ini mampu memangkas jarak perpindahan material dan mengurangi lead time produksi secara signifikan. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata bagi mitra berupa peningkatan efisiensi lintasan produksi, penurunan waktu tunggu, serta pemahaman dasar mengenai prinsip lean manufacturing sebagai bekal untuk melakukan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) secara mandiri