Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) merupakan jalur utama bagi siswa SMA untuk melanjutkan ke perguruan tinggi negeri, namun banyak siswa masih mengalami kesulitan pada komponen Literasi Bahasa Inggris, khususnya dalam membaca analitis dan pengelolaan waktu. Program pengabdian masyarakat GAS UTBK melibatkan 128 siswa kelas XII SMAN 8 Makassar dan bertujuan meningkatkan kesiapan literasi Bahasa Inggris melalui pelatihan strategi analisis soal. Program dilaksanakan melalui enam pertemuan menggunakan pendekatan partisipatif dan experiential learning yang memadukan pembelajaran luring, bahan ajar digital, latihan intensif, serta pendampingan daring selama Ramadan. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert pada akhir kegiatan. Hasil menunjukkan bahwa 67,2% siswa menyatakan setuju dan sangat setuju bahwa soal latihan sesuai dengan standar UTBK, serta terjadi peningkatan pemahaman teks, kemampuan analisis, manajemen waktu, dan kepercayaan diri. Namun demikian, soal berbasis inferensi seperti Author‑Related Questions masih menjadi tantangan utama. Secara keseluruhan, program GAS UTBK terbukti efektif dalam meningkatkan kesiapan literasi Bahasa Inggris siswa dan berpotensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026