Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Influence of Life Motivation on the Recovery of Residents of the Drug Rehabilitation Center Drug Rehabilitation Center Anita Candra Dewi; Suci Rahmawati; Muh Syukri; Cinta Aulia Maharani; Imelda; Mila Tulhikmah; Andi Arya
International Journal of Educational and Psychological Sciences Vol. 1 No. 3 (2023): September 2023
Publisher : MultiTech Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59890/ijeps.v1i3.478

Abstract

The motivation to live to recover is the urge to act to satisfy the needs of an illness in obtaining a cure. The number of drug users in Indonesia is increasing every year. The crisis of life motivation is believed to encourage a person to use drugs. Through drug use, they try to achieve a life free from anxiety and emptiness. Low or negative self-esteem is also cited as one of the causes of drug abuse. Drug abuse is done as a compensation to people who have low self-esteem in order to gain approval, acceptance, and self-esteem from people who engage in the same activity. To overcome this problem, drug rehabilitation centres were established.
GAS UTBK: Gali Analisis Soal sebagai Strategi Pembelajaran dalam Meningkatkan Kesiapan Siswa Kelas XII SMAN 8 Makassar Menghadapi UTBK Imelda; Lely Novia; Iwanuddin; Keysha Nizalytha Tualle; Dea Tonapa; Suci Rahmawati; Sinta Maharani
Diakoneo : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) merupakan jalur utama bagi siswa SMA untuk melanjutkan ke perguruan tinggi negeri, namun banyak siswa masih mengalami kesulitan pada komponen Literasi Bahasa Inggris, khususnya dalam membaca analitis dan pengelolaan waktu. Program pengabdian masyarakat GAS UTBK melibatkan 128 siswa kelas XII SMAN 8 Makassar dan bertujuan meningkatkan kesiapan literasi Bahasa Inggris melalui pelatihan strategi analisis soal. Program dilaksanakan melalui enam pertemuan menggunakan pendekatan partisipatif dan experiential learning yang memadukan pembelajaran luring, bahan ajar digital, latihan intensif, serta pendampingan daring selama Ramadan. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert pada akhir kegiatan. Hasil menunjukkan bahwa 67,2% siswa menyatakan setuju dan sangat setuju bahwa soal latihan sesuai dengan standar UTBK, serta terjadi peningkatan pemahaman teks, kemampuan analisis, manajemen waktu, dan kepercayaan diri. Namun demikian, soal berbasis inferensi seperti Author‑Related Questions masih menjadi tantangan utama. Secara keseluruhan, program GAS UTBK terbukti efektif dalam meningkatkan kesiapan literasi Bahasa Inggris siswa dan berpotensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan.