Latar Belakang : Pijat bayi merupakan salah satu bentuk perawatan rutin pada bayi yang telah lama dikenal masyarakat. Pijat bayi juga menjadi cara orang tua mengungkapkan kasih sayang kepada anak melalui sentuhan kulit yang memberikan dampak positif bagi bayi. Pijat bayi sering disebut sebagai stimulus touch. Tujuan: Mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap tumbuh kembang bayi. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah Pre-Experimental Design dengan bentuk Intact Group Comparison. Populasi penelitian adalah seluruh bayi usia 6–12 bulan di PMB Ruliati Jogoroto-Jombang sebanyak 50 bayi. Teknik sampling yang digunakan yaitu total sampling. Uji statistik yang digunakan adalah Chi-Square Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pijat bayi terhadap tumbuh kembang bayi di PMB Ruliati Jogoroto-Jombang dengan nilai p-value < 0,0001. Saran: Perlu adanya peningkatan edukasi mengenai pijat bayi bagi ibu yang memiliki bayi usia 6–12 bulan.
Copyrights © 2026