Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat telah meningkatkan penggunaan internet dan perangkat digital di kalangan mahasiswa. Di sisi lain, kondisi ini juga menimbulkan berbagai ancaman keamanan siber, seperti; phishing, malware, pencurian data pribadi, dan penyalahgunaan akun media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesadaran mahasiswa terhadap ancaman keamanan siber di era digital serta faktor-faktor yang memengaruhi pemahaman mereka mengenai keamanan informasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa telah mengenal berbagai bentuk ancaman keamanan siber, namun masih terdapat kelemahan dalam penerapan praktik keamanan digital, seperti penggunaan kata sandi yang kuat, autentikasi dua faktor, dan kewaspadaan terhadap tautan atau pesan mencurigakan. Selain itu, tingkat pengetahuan keamanan siber dipengaruhi oleh pengalaman penggunaan teknologi, akses terhadap informasi keamanan digital, dan edukasi yang diterima. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesadaran mahasiswa terhadap keamanan siber berada pada kategori cukup baik, tetapi masih memerlukan peningkatan melalui program edukasi, pelatihan, dan sosialisasi keamanan digital secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026