Penelitian ini mengkaji respons awal pasar terhadap dua produk kuliner fusion skala UMKM mikro, yaitu lumpia goreng dengan lima variasi isian modern dan Pudding Sruput dengan empat pilihan rasa. Dengan menggunakan desain studi kasus kualitatif, uji penetrasi pasar dilakukan selama dua hari akhir pekan di Bekasi, Indonesia. Data dikumpulkan melalui catatan penjualan aktual dan wawancara konsumen pascapembelian. Sebanyak 66 unit terjual semata-mata melalui promosi WhatsApp tanpa iklan berbayar. Wawancara mengungkapkan bahwa perceived value-mencakup kualitas rasa, konsistensi tekstur, dan kesesuaian harga-berfungsi sebagai mekanisme mediasi sentral antara inovasi produk dan penerimaan pasar awal. Varian rasa familiar secara konsisten mengungguli varian novel, mendukung teori inovasi adaptif. Penelitian ini berkontribusi pada literatur dengan menyajikan bukti empiris berbasis transaksi nyata dalam kerangka perceived value terpadu untuk UMKM kuliner fusion skala mikro.
Copyrights © 2026