Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan kemampuan public speaking dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa melalui kegiatan pramuka di SMP Negeri 3 Bunga Mayang, Lampung Utara. Rendahnya kepercayaan diri siswa seringkali ditandai dengan keraguan dalam menyampaikan pendapat dan ketidakmampuan berbicara di depan umum. Kegiatan pramuka sebagai pendidikan nonformal memiliki peran strategis dalam melatih keterampilan komunikasi dan keberanian tampil. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan public speaking dalam kegiatan pramuka dilakukan melalui berbagai aktivitas praktik langsung, seperti penyampaian materi, kegiatan berpidato, praktik berbicara di depan anggota pramuka, serta latihan individu dan kelompok yang mendorong siswa aktif dalam memimpin kegiatan. Kegiatan tersebut mampu meningkatkan kepercayaan diri siswa secara bertahap. Siswa menjadi lebih berani menyampaikan gagasan, mampu berinteraksi dengan baik, serta memiliki sikap positif terhadap dirinya. Dengan demikian, pengembangan public speaking melalui kegiatan pramuka berkontribusi dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa. Kegiatan pramuka dapat dijadikan sebagai salah satu strategi efektif dalam mengembangkan kemampuan public speaking untuk membentuk kepercayaan diri siswa di lingkungan pendidikan. Melalui aktivitas yang terstruktur dan berkelanjutan, siswa tidak hanya dilatih untuk berani berbicara di depan umum, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, bekerja sama, serta membentuk kepribadian yang baik.
Copyrights © 2026