Pemikiran Islam kontemporer berkembang dinamis melalui kontribusi tokoh intelektual seperti Ali Syariati dan Amin Abdullah yang menawarkan perspektif pembaruan berbeda namun saling melengkapi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan membandingkan gagasan utama kedua tokoh, mengkaji unsur Al-Qur’an dan Hadis serta relevansinya dalam konteks pendidikan, sosial, dan keagamaan. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan analisis deskriptif dan komparatif terhadap sumber literatur akademik terpercaya. Hasil menunjukkan Ali Syariati mengusung pendekatan revolusioner berbasis tauhid yang menekankan Islam sebagai kekuatan pembebasan dan keadilan sosial, sedangkan Amin Abdullah menonjolkan paradigma hermeneutik, pluralisme, dan integrasi ilmu serta dialog antarbudaya. Simpulan utama menyatakan keduanya berkontribusi signifikan dalam pembaruan pemikiran Islam kontemporer yang holistik dan kontekstual. Implikasi penelitian ini mendukung pengembangan kurikulum pendidikan Islam progresif, dialog lintas agama, serta pembangunan karakter yang inklusif dan kritis demi kemajuan umat dan masyarakat global.
Copyrights © 2026