Layanan Bimbingan dan Konseling (BK) di SMA Global Madani selama ini terkendala oleh sistem manual yang tidak efisien bagi guru dan menimbulkan hambatan psikologis bagi siswa. Penelitian ini merancang prototipe antarmuka dan pengalaman pengguna berbasis mobile untuk mengoptimalkan layanan BK. Metode yang digunakan adalah penggabungan Design Thinking pada tahap discovery dan User-Centered Design (UCD) pada tahap validasi teknis. Data diperoleh dari 13 peserta melalui wawancara dan kuesioner, yang kemudian dianalisis menggunakan Empathy Map dan User Persona. Hasil pengujian menggunakan System Usability Scale (SUS) menunjukkan skor rata-rata 84,80 (Grade B/Excellent), yang mengungguli capaian penelitian terdahulu dengan metode tunggal (skor 74,37). Secara konseptual, integrasi ini membuktikan bahwa kenyamanan emosional pengguna merupakan parameter krusial dalam efektivitas layanan digital sensitif. Penelitian ini memberikan kontribusi pada model pengembangan sistem informasi pendidikan yang menjadikan siswa sebagai subjek utama dalam ekosistem digital.
Copyrights © 2026