Jurnal Ilmu Multidisplin
Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (April - Mei 2026)

Stabilisasi Subbase Agregat Eksisting Jalan Hauling PT. Servo Lintas Raya Menggunakan Sistem Hybrid Semen–Polyroads (Soiltech Mk-II) Terhadap Peningkatan Nilai CBR

BE. Dwi Anggoro Winardi (Program Studi Magister Teknik Sipil, Universitas Bandar Lampung, Indonesia)
Aprizal (Program Studi Magister Teknik Sipil, Universitas Bandar Lampung, Indonesia)
Dadang Iskandar (Program Studi Magister Teknik Sipil, Universitas Bandar Lampung, Indonesia)
Ronny (Program Studi Magister Teknik Sipil, Universitas Bandar Lampung, Indonesia)
M. Aldair Sila (Program Studi Teknik Sipil, Universitas Lampung, Indonesia)



Article Info

Publish Date
28 May 2026

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi peningkatan daya dukung lapis pondasi bawah (subbase) jalan hauling melalui stabilisasi material agregat kelas A menggunakan kombinasi semen dan Soiltech MK-II, dengan fokus pada kekuatan dini (0–4 hari) dan ketahanan terhadap kondisi basah. Pengujian laboratorium menggunakan uji CBR pada variasi kadar semen 0%, 1%, dan 3% serta dosis Soiltech 0%, 0,60%, dan 0,75% (terhadap massa kering), pada umur curing 0 jam, 1 hari, 3 hari, dan 4 hari, dengan tiga kondisi curing: jemur terik matahari, suhu ruang, dan rendam (jenuh air). Total diperoleh 108 data pengamatan. Untuk memperkuat penentuan komposisi optimum, dilakukan analisis multivariat dengan regresi linier berganda. Model signifikan (F=152,088; p<0,001) dengan R=0,925 dan R²=0,855 (Adjusted R²=0,850). Koefisien beta terstandar menunjukkan faktor dominan adalah kadar semen (β=0,764), diikuti umur curing (β=0,391), dosis Soiltech (β=0,223), sedangkan kondisi curing berpengaruh negatif (β=−0,262). Secara eksperimental, kenaikan semen dan Soiltech meningkatkan CBR dan menjaga stabilitas pada kondisi jenuh air. Komposisi optimum dalam rentang variasi penelitian adalah semen 3% dan Soiltech 0,75%, yang dipilih untuk trial lapangan. Pada segmen 25 m × 5 m × 0,20 m, uji LWD menunjukkan Evd meningkat dari ±50,9 MPa (0 jam) menjadi ±171,5 MPa (20 jam), dengan CBR ekuivalen naik dari ±72,96% menjadi ±151,65%. Uji UCS 7 hari sebesar ±29,43 kg/cm² memenuhi kriteria penerimaan. Hasil penelitian menegaskan efektivitas stabilisasi semen–polimer untuk percepatan peningkatan daya dukung subbase dan verifikasi kinerja lapangan. Selain itu, perhitungan kebutuhan bahan dilakukan pada skala laboratorium (mould Ø15×30 cm, 13 kg/mould) dan skala lapangan berdasarkan volume lapisan serta MDD 2,060 kg/m³, sehingga rancangan campuran dapat direplikasi secara praktis pada pelaksanaan dan mutu.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JIM

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Computer Science & IT Economics, Econometrics & Finance Education Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Public Health Social Sciences

Description

Jurnal Ilmu Multidisplin (JIM) adalah jurnal nasional, peer review, akses terbuka dan ilmiah yang menerbitkan makalah penelitian, makalah review, review mini, laporan kasus, studi kasus, komunikasi singkat, surat, editorial, buku, tesis, karya disertasi, dll, dari semua Aspek Ilmu Pertanian, Ilmu ...