Abstrak. Penelitian ini didesain untuk menghasilkan data tentang tari Lalosu/Laluso Makkunrai dalam masyarakat Bugis Wajo. Hal ini penting dilakukan karna penelitian ini memiliki relevansi dengan keberlanjutan seni pertunjukan, khususnya seni tari dalam etnis Bugis. Dengan demikian tari Lalosu/Laluso Makkunrai tidak hanya menjadi kisah kenangan manis masa silam, akan tetapi sebagai kontribusi ilmiah dalam pengembangan ilmu pengetahuan, terutama yang berkaitan dengan bentuk penyajian tari yang meliputi: gerak, penari, pola lantai, musik tari, tempat dan waktu pertunjukan, kostum dan aksesoris, serta properti tari Lalosu/Laluso Makkunrai. Hal ini tentunya berdampak pada penguatan keberadaan tari Lalosu/Laluso Makkunrai dalam masyarakat etnis Bugis khususnya, dengan cara berkesinambungan dari generasi ke generasi sebagai pewaris budaya. Manfaat lain adalah bahwa hasil penelitian ini menjadi bahan apresiasi dan perbandingan kajian di kalangan akademisi, peneliti, seniman dan pemerhati seni dalam berbagai perspektif sehingga melahirkan informasi ilmu pengetahuan yang lebih komprehensif dan bernilai guna dalam kemaslahatan hidup manusia. Lebih spesifik penelitian ini menjadi bahan kajian sumber, dokumentasi, dan inventarisasi jejak kesenian etnis Bugis di Instansi atau Perguruan Tinggi Seni di Sulawesi Selatan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan etnokoreologis dengan pengumpulan data berdasarkan emik, dengan teknik pengumpulan data: observasi, wawancara, maupun dokumentasi. Penulisan etnografinya berdasarkan emik dan etik, serta analisis datanya kulitatif holistik.Kata Kunci: Tari Lalosu Makkunrai, Bentuk penyajian, etnis Bugis, Kabupaten Wajo
Copyrights © 2026