Bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Aceh Tamiang pada November 2025 mengakibatkan dampak psikologis signifikan pada anak dan remaja, seperti kecemasan, trauma, dan menurunnya rasa aman. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan layanan psikososial berbasis komunitas untuk membangun resiliensi. Program dilaksanakan di lima desa terdampak di Kecamatan Sekerak dengan sasaran 350 remaja. Intervensi meliputi permainan edukatif, konseling kelompok, relaksasi, terapi ekspresif, psikoedukasi, dan penguatan dukungan sosial sebaya. Hasil menunjukkan peningkatan kemampuan adaptasi, pengendalian emosi, optimisme, serta berkurangnya gejala kecemasan. Peserta mampu membangun kembali rasa aman dan harapan positif. Kegiatan ini membuktikan bahwa layanan psikososial efektif dalam pemulihan trauma kelompok rentan. Disarankan agar pemerintah daerah dan lembaga kemanusiaan menjadikan pendampingan psikologis sebagai bagian integral penanganan bencana secara berkelanjutan
Copyrights © 2026