Permasalahan lingkungan dan rendahnya pembelajaran berbasis praktik di tingkat pendidikan dasar menjadi tantangan dalam membangun kreativitas dan kepedulian lingkungan siswa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas siswa melalui pendidikan lingkungan berbasis ecoprint di MI Setia Bhakti, Kabupaten Mojokerto. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan penyiapan sosial, riset sosial, perencanaan, tindakan, dan refleksi. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi dan praktik pembuatan ecoprint pada totebag berbahan kanvas dengan memanfaatkan daun dan bunga sebagai pewarna alami. Peserta kegiatan terdiri atas 71 siswa kelas IV MI Setia Bhakti yang didampingi oleh tim Belajar Bersama Komunitas (BBK) Universitas Airlangga. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis praktik mampu meningkatkan antusiasme, kreativitas, dan kepedulian lingkungan siswa. Sebanyak 95% siswa mampu mengikuti kegiatan ecoprint dengan baik dan menunjukkan minat agar kegiatan dilakukan secara berkelanjutan. Selain menghasilkan karya kreatif, kegiatan ini juga memberikan pengalaman belajar kontekstual yang mendorong siswa lebih aktif, inovatif, dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Dengan demikian, pembelajaran ecoprintdapat menjadi alternatif metode pendidikan lingkungan yang efektif dalam meningkatkan kreativitas siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026