Ruang baca pada kafe semakin berkembang sebagai ruang hibrida yang mendukung aktivitas pengguna seperti membaca, bekerja/belajar dan berdiskusi. Namun, kajian empiris mengenai peran kombinasi warna dan pencahayaan interior terhadap fokus pengguna pada konteks ruang baca kafe masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana konfigurasi warna dan pencahayaan interior memengaruhi persepsi pengguna pada ruang baca di Cafe Rumah Momo pada tahun 2026. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan warna dan cahaya pada ruang baca dapat mempengaruhi kenyamanan visual serta suasana ruang bagi pengguna. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi lapangan, wawancara, dokumentasi visual, serta kuesioner terhadap pengunjung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dominasi warna natural berbasis earth-tone berkontribusi pada terciptanya suasana yang positif secara psikologis, yang diasosiasikan dengan kesan nyaman dan aman pengguna. Selain itu, penerapan pencahayaan dengan temperatur warna cenderung seimbang antara tone dingin dan tone hangat sekaligus distribusi cahaya yang tidak menyilaukan diindikasikan mendukung persepsi positif selama aktivitas membaca, bekerja/belajar dan berdiskusi. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya integrasi aspek psikologi warna dan pencahayaan dalam desain interior ruang baca kafe. Secara praktis, penelitian ini memberikan implikasi bagi perancang interior dalam merancang lingkungan yang mendukung produktivitas, meskipun temuan ini bersifat kontekstual dan memerlukan validasi lebih lanjut melalui pendekatan kualitatif. Kata Kunci: Desain interior, Fokus pengguna, Pencahayaan interior, Psikologi warna, Ruang baca kafe
Copyrights © 2026