Kajian ini membahas metodologi penyusunan kitab-kitab hadis sebagai disiplin ilmiah dalam tradisi keilmuan Islam. Melalui pendekatan deskriptif-analitis dan kajian kepustakaan (library research), artikel ini menguraikan pengertian metodologi penyusunan kitab hadis, langkah-langkah metodologis mulai dari pengumpulan (tahammul), penulisan, kritik sanad, kritik matan, seleksi, klasifikasi, hingga sistematika penyusunan. Dibahas pula berbagai bentuk metode penyusunan seperti musnad, sunan, jami', mu'jam, mustadrak, mustakhraj, atraf, dan maudhui. Artikel ini juga menyajikan perbandingan karakter metodologis enam kitab hadis utama: Sahih al-Bukhari, Sahih Muslim, Sunan Abi Dawud, Jami' al-Tirmidzi, al-Muwatta', dan Musnad Ahmad. Hasil kajian menunjukkan bahwa setiap kitab hadis memiliki manhaj yang berbeda yang menentukan fungsi dan cara penggunaannya. Pemahaman metodologi ini penting agar pembaca dapat memanfaatkan kitab hadis secara tepat dan proporsional.
Copyrights © 2026