Penelitian ini bertujuan untuk memahami teknik periwayatan hadis yang meliputi pengertian periwayatan hadis, bentuk-bentuk periwayatan, syarat-syarat periwayatan, serta metode periwayatan hadis. Kajian ini penting dilakukan karena hadis merupakan sumber ajaran Islam kedua setelah Al-Qur’an yang keasliannya harus dijaga melalui sistem periwayatan yang ketat dan terstruktur. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui pengkajian berbagai literatur yang berkaitan dengan ilmu hadis dan periwayatan hadis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa periwayatan hadis adalah proses penerimaan dan penyampaian hadis dengan menyebutkan sanad secara jelas melalui tahammul dan ada’, serta menjaga keakuratan hadis melalui hafalan, penulisan, dan pengamalan. Bentuk periwayatan hadis terdiri atas periwayatan bil lafadz dan bil makna. Selain itu, periwayatan hadis mensyaratkan perawi yang beragama Islam, adil, dhabith, serta sanad yang bersambung dan terbebas dari cacat. Metode periwayatan hadis meliputi sama’, qira’ah, ijazah, munawalah, mukatabah, i’lam, wasiat, dan wijadah. Kesimpulannya, teknik periwayatan hadis menunjukkan adanya sistem transmisi ilmiah yang teratur dalam menjaga keotentikan hadis sebagai pedoman ajaran Islam.
Copyrights © 2026