Pembatasan aktivitas diluar rumah mengakibatkan penurunan kapasitas fisik masyarakat tidak terkecuali penderita diabetes mellitus. Penderita DIABETES MELITUS terbukti rentan terhadap infeksi penyakit, terutama yang disebabkan oleh bakteri dan virus yang mempengaruhi saluran nafas bawah. Dibalik mekanisme yang tidak diketahui saat ini, kadar glukosa tinggi memiliki peran yang cukup relevan berkaitan dengan komplikasi terkait diabetes kronis. Sebagaimana diketahui, kadar glukosa yang tinggi ini bertanggung jawab atas gangguan fungsi antibakteri neutrophil. Mikroangiopatik tampaknya terjadi di saluran pernapasan penderita DM, sehingga menghambat pertukaran gas di paru-paru. Beberapa laporan juga memperlihatkan kerentanan yang lebih tinggi terhadap infeksi saluran pernapasan bawah yang disebabkan oleh mikroorganisme atipikal dan episode penumonia parah pada penderita diabetes mellitus. Untuk itu perlu adanya upaya lebih lanjut dalam mencegah kerentanan resiko bagi penderita diabetes mellitus. Metode Pendekatan: Penyuluhan dan Pemeriksaan rutin penderita diabetes mellitus. Tempat dan waktu: Di Kelurahan Tegalgiri, Nogosari, Boyolali pada bulan April – Agustus 2025. Target luaran: Termonitor kesehatan penderita diabetes mellitus.
Copyrights © 2026