Perkembangan kawasan perkotaan yang diikuti oleh peningkatan jumlah penduduk menimbulkan tekanan terhadap ketersediaan infrastruktur permukiman, seperti air bersih, drainase, jalan, dan fasilitas pendukung lainnya. Kondisi ini menuntut adanya evaluasi kualitas infrastruktur perumahan sebagai dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan pembangunan wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas infrastruktur permukiman berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) menggunakan metode pembobotan multi-kriteria di kawasan LK02, Kelurahan Pahoman, Kota Bandar Lampung. Metode penelitian meliputi studi literatur, prapengolahan citra, survei lapangan, digitasi dan perancangan basis data, serta analisis spasial menggunakan metode pembobotan terhadap tujuh kriteria infrastruktur pada setiap persil. Data diolah menggunakan perangkat lunak ArcGIS 10.3 untuk menghasilkan klasifikasi kualitas infrastruktur permukiman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas persil di wilayah studi berada pada kategori sangat baik sebesar 71,74%, kategori cukup sebesar 21,74%, kategori kurang sebesar 4,35%, dan 2,17% merupakan lahan kosong. Hasil ini menunjukkan bahwa secara umum kondisi infrastruktur permukiman di wilayah penelitian tergolong baik, meskipun masih terdapat beberapa persil dengan kualitas rendah yang memerlukan peningkatan layanan dasar. Kesimpulan penelitian ini adalah SIG dengan metode pembobotan multi-kriteria efektif digunakan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi kualitas infrastruktur permukiman secara spasial. Rekomendasi penelitian ini adalah perlunya standar baku pembobotan agar hasil evaluasi dapat dibandingkan antar wilayah. Implikasi penelitian ini dapat menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan infrastruktur permukiman yang lebih terarah dan berbasis data spasial.
Copyrights © 2026