Momentum Jurnal Inovasi dan Rekayasa Teknik Sipil (MJIRTS)
Vol. 2 No. 1 (2026): Januari

Pengaruh Waktu Pemeraman terhadap Kuat Tekan Bebas Tanah Lempung Bengawan Madiun yang Distabilisasi Menggunakan Abu Cangkang Sawit

Firmansyah Al Bani (Universitas Islam Lamongan)
Sahrul Zamroni (Universitas Islam Lamongan)



Article Info

Publish Date
30 Jan 2026

Abstract

Tanah lempung memiliki daya dukung rendah dan sifat plastisitas tinggi sehingga kurang baik digunakan sebagai tanah dasar konstruksi. Salah satu metode perbaikan tanah yang dapat dilakukan adalah stabilisasi menggunakan abu cangkang sawit. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh waktu pemeraman terhadap kuat tekan bebas tanah lempung Bengawan Madiun yang distabilisasi menggunakan abu cangkang sawit. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimental laboratorium dengan variasi kadar abu cangkang sawit sebesar 0%, 3%, 6%, 9%, 12%, dan 15%, serta variasi waktu pemeraman 0, 1, 4, 7, dan 14 hari. Pengujian meliputi sifat fisis tanah, pemadatan standar Proctor, dan Unconfined Compression Test (UCT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan abu cangkang sawit mampu menurunkan indeks plastisitas serta meningkatkan nilai kuat tekan bebas tanah. Nilai kuat tekan optimum diperoleh pada penambahan abu cangkang sawit 12% dengan waktu pemeraman 14 hari sebesar 1,231 kg/cm². Namun, pada kadar 15% terjadi penurunan kuat tekan setelah pemeraman lebih dari 4 hari. Penelitian ini menyimpulkan bahwa abu cangkang sawit efektif digunakan sebagai bahan stabilisasi tanah lempung. Pemanfaatan limbah abu cangkang sawit juga berimplikasi pada peningkatan kualitas tanah dasar serta mendukung konsep konstruksi ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Copyrights © 2026