LEBAH
Vol. 19 No. 5 (2026): May: Pengabdian

Simposium Perikanan dan Kelautan sebagai Instrumen Kolaborasi Multipihak dalam Pembangunan Agromaritim Kabupaten Halmahera Selatan

Tamrin Tamrin (Universitas Khairun, Indonesia)
Riyadi Subur (Universitas Khairun, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 May 2026

Abstract

Kabupaten Halmahera Selatan memiliki potensi agromaritim yang besar, namun pembangunan wilayah masih menghadapi permasalahan berupa lemahnya koordinasi antar pemangku kepentingan, rendahnya integrasi lintas sektor, serta belum optimalnya pemanfaatan riset dan inovasi. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman, kolaborasi, dan sinergi multipihak dalam mendukung pembangunan agromaritim berkelanjutan melalui penyelenggaraan Simposium Perikanan dan Kelautan. Metode kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis forum ilmiah yang melibatkan pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, pemuda, dan masyarakat pesisir. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan diskusi interaktif. indikator keberhasilan kegiatan adalah tersusunnya rekomendasi strategis pembangunan agromaritim Kabupaten Halmahera Selatan. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya partisipasi dan interaksi peserta serta meningkatnya pemahaman mengenai pentingnya pembangunan agromaritim berbasis kolaborasi. Simposium menghasilkan tiga rekomendasi strategis, yaitu pembentukan Gugus Tugas Agromaritim, penyusunan peta jalan hilirisasi berbasis komoditas unggulan, dan pengusulan Halmahera Selatan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Agromaritim. Kegiatan ini memperkuat pendekatan collaborative governance dalam pembangunan wilayah kepulauan serta mendorong penguatan komunikasi dan koordinasi antar pemangku kepentingan pembangunan daerah

Copyrights © 2026