Profesionalisme prajurit TNI AD merupakan faktor strategis dalam mendukung efektivitas pelaksanaan tugas negara, terutama di wilayah penugasan khusus seperti Papua. Profesionalisme tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis dan disiplin militer tetapi juga dipengaruhi oleh kesejahteraan yang bersumber dari gaji pokok, tunjangan kinerja dan insentif. Di Korem 182/Jazira Onim, terdapat kesenjangan antara penghasilan prajurit dan tingginya biaya hidup yang berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi keluarga serta fokus kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei dan analisis deskriptif verifikatif, disertai pengujian asumsi klasik dan hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penghasilan prajurit belum sepenuhnya mengimbangi kebutuhan hidup di wilayah penugasan khusus. Secara parsial maupun simultan, gaji pokok, tunjangan kinerja dan insentif berpengaruh positif signifikan terhadap profesionalisme prajurit. Penelitian ini menegaskan pentingnya penyesuaian sistem penghasilan yang adaptif guna mendukung kesejahteraan dan profesionalisme prajurit secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026