Penelitian ini menganalisis strategi dukungan komunikasi Pusat Komunikasi dan Elektronika Angkatan Darat (Puskomlekad) dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas pokok Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia–Papua Nugini (Satgas Pamtas RI–PNG). Penelitian bertujuan mengidentifikasi kondisi sistem komunikasi yang ada, kemampuan personel dalam pengoperasian perangkat komunikasi, serta merumuskan strategi peningkatan dukungan komunikasi di wilayah perbatasan RI–PNG. Penelitian dilakukan pada satuan Puskomlekad dan Satgas Pamtas RI–PNG dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan observasi tidak langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem komunikasi telah berjalan namun belum optimal karena keterbatasan infrastruktur, rendahnya interoperabilitas peralatan, serta kesenjangan kompetensi personel. Oleh karena itu, diperlukan strategi berupa modernisasi teknologi, penguatan infrastruktur komunikasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan penguatan koordinasi kelembagaan untuk mendukung efektivitas operasi pengamanan perbatasan.
Copyrights © 2026