Penelitian ini mengkaji implementasi Pengurangan Risiko Bencana (Disaster Risk Reduction/DRR) dalam manajemen pra-bencana banjir di Kelurahan Tambak Osowilangun, Kecamatan Benowo, Kota Surabaya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus tunggal, diperkuat analisis spasial berbasis GIS. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, dokumentasi regulasi dan literatur, serta analisis empat lapisan data spasial: elevasi DEMNAS, jaringan drainase SAMID, batas administrasi kelurahan, dan data infrastruktur Satu Data Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan risiko banjir terkonsentrasi pada zona sangat tinggi dan zona tinggi. Implementasi DRR memiliki fondasi kebijakan yang kuat, namun masih didominasi respons reaktif. Kesiapsiagaan masyarakat berbasis zonasi dan mitigasi nonstruktural belum berjalan optimal. Penelitian ini merekomendasikan integrasi peta risiko GIS sebagai dokumen operasional, edukasi kesiapsiagaan berbasis zonasi, dan penguatan koordinasi rutin lintas instansi pra-bencana.
Copyrights © 2026