Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah bimbingan kelompok dengan teknik problem solving dapat meningkatkan kemampuan manajemen waktu peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental tipe One Group Pre-Test Post-Test Design. Subjek penelitian berjumlah delapan siswa kelas XI SMAN 14 Surabaya yang memiliki kemampuan manajemen waktu kategori rendah dan sedang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner manajemen waktu yang meliputi indikator menetapkan tujuan, merencanakan kegiatan, menentukan jadwal, dan mengontrol waktu. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata dari 68,63 pada pre-test menjadi 89,13 pada post-test dengan selisih rata-rata sebesar 20,5 poin. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,011 (<0,05). Dengan demikian, bimbingan kelompok dengan teknik problem solving dapat meningkatkan kemampuan manajemen waktu peserta didik.
Copyrights © 2026