Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pelaksanaan pembuatan sirup markisa di Bank Sampah Hidayah dari sudut pandang ekonomi syariah dan perannya dalam memberdayakan ekonomi masyarakat.Proses pembuatan sirup marisa ini dilakukan melalui kolaborasi antara pelaku UMKM dan mahasiswa KKN dengan memanfaatkan sumber daya lokal yang ada di masyarakat.Pendekatan yang diterapkan dalam studi ini adalah metode deskriptif kualitatif yang melibatkan observasi dilapangan dan pendampingan dalam proses produksi.Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembuatan sirup markisa sudah mencerminkan prinsip-prinsip ekonomi syariah,seperti di antaranya halal,kemanfaatan (maslahah),kolaborasi (ta'awun),keadilan,serta pengelolaan sumber daya yang produktif dan berkelanjutan.Proses produksi dilaksanakan dengan memperhatikan aspek kebersihan,kualitas produk,dan integritas dalam pengolahan serta transaksi.Selain memberikan keuntungan ekonomi melalui peningkatan nilai produk dan pendapatan masyarakat,kegiatan ini juga berdampak sosial dan lingkungan karena berfokus pada pemberdayaan masyarakat dan manajemen lingkungan.Namun,ada beberapa tantangan yang dihadapi,antara lain minimnya modal,pemasaran yang masih terbatas,dan kurangnya inovasi dalam kemasan serta teknologi produksi.Oleh karena itu,diperlukan dukungan melalui pelatihan,pemanfaatan media digital,penguatan manajemen usaha syariah,serta kerjasama dengan pemerintah dan lembaga terkait agar usaha ini bisa tumbuh secara berkelanjutan.Dengan demikian,pembuatan sirup markisa di Bank Sampah Hidayah dapat menjadi salah satu cara untuk mengembangkan UMKM berbasis ekonomi syariah yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026