Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan intensitas bermain game online pada remaja di Kota Surabaya. Pola asuh orang tua dalam penelitian ini meliputi lima aspek, yaitu kontrol dan pemantauan, dukungan dan keterlibatan, komunikasi, kedekatan, serta pendisiplinan. Intensitas bermain game online diukur melalui tiga aspek, yakni frekuensi, durasi, dan perhatian terhadap permainan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan metode accidental sampling. Responden penelitian berjumlah 217 remaja berusia 15–18 tahun yang berdomisili di Surabaya dan aktif bermain game online. Instrumen penelitian berupa skala pola asuh orang tua dan skala intensitas bermain game online yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara pola asuh orang tua dengan intensitas bermain game online (r = 0,244; p = 0,000). Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi kualitas pola asuh orang tua, semakin terkontrol pula intensitas bermain game online remaja. Namun, karena kekuatan korelasi tergolong rendah, disimpulkan bahwa pola asuh orang tua bukan satu-satunya faktor yang memengaruhi perilaku bermain game online pada remaja.
Copyrights © 2026