Perkembangan layanan perbankan digital meningkatkan pentingnya keamanan pada sistem transaksi Automatic Teller Machine (ATM). Penelitian ini bertujuan merancang model matematika berbasis Deterministic Finite Automata (DFA) untuk memvalidasi urutan proses transaksi ATM serta mencegah terjadinya penyimpangan alur transaksi. Model yang diusulkan merepresentasikan setiap tahapan transaksi sebagai state dan setiap aksi pengguna sebagai transisi yang bersifat deterministik. Metode penelitian meliputi pengumpulan data melalui studi literatur dan dokumentasi teknis, analisis kebutuhan menggunakan pendekatan 5W1H, pemodelan formal DFA, implementasi menggunakan bahasa pemrograman Python, serta pengujian logika melalui berbagai skenario transaksi. Model DFA dibangun menggunakan struktur 5-tuple dan dilengkapi dengan error state untuk menangani input yang tidak sesuai dengan aturan sistem. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model mampu membedakan alur transaksi yang valid dan tidak valid secara efektif. Skenario transaksi normal berhasil diterima hingga mencapai final state, sedangkan percobaan bypass dan penyimpangan urutan transaksi berhasil ditolak melalui mekanisme trap state. Model yang dikembangkan memiliki keunggulan berupa kepastian logika, kemampuan validasi alur transaksi, dan efisiensi komputasi yang tinggi, meskipun masih memiliki keterbatasan pada aspek fleksibilitas dan validasi berbasis waktu.
Copyrights © 2026