Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman peserta didik terhadap materi tanda baca serta penggunaan media pembelajaran yang masih terbatas pada PowerPoint sehingga kurang menarik dan kurang mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran video berbasis Powtoon pada materi tanda baca untuk peserta didik kelas III SD Negeri 064007 Medan serta mengetahui tingkat kelayakan media yang dikembangkan. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri atas 21 peserta didik kelas III SD Negeri 064007 Medan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, angket, dan dokumentasi. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli materi, ahli media, ahli bahasa, serta angket respons guru dan peserta didik. Data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif menggunakan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis Powtoon yang dikembangkan memperoleh persentase validasi ahli media sebesar 89%, ahli bahasa sebesar 95%, dan ahli materi sebesar 88,3% dengan kategori sangat layak. Hasil implementasi menunjukkan respons peserta didik sebesar 95% dan respons guru sebesar 95% dengan kategori sangat layak. Temuan penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran video berbasis Powtoon layak digunakan sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi tanda baca serta mampu meningkatkan minat dan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran. Media Powtoon dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang inovatif dan efektif untuk mendukung pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.
Copyrights © 2026