Penelitian ini mengatasi tantangan rendahnya minat baca anak dan keterbatasan fasilitas literasi di Desa Ranggung. Kondisi ini menghambat perkembangan literasi dasar anak. Penelitian bertujuan mendeskripsikan implementasi program penguatan literasi melalui pendirian ruang baca ramah anak dan sosialisasi literasi kepada masyarakat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, pendataan, dokumentasi, dan pendampingan yang melibatkan mahasiswa KKN dan warga setempat. Hasilnya menunjukkan peningkatan ketersediaan bahan bacaan, aksesibilitas ruang belajar, dan antusiasme anak terhadap aktivitas membaca. Sosialisasi kepada seluruh elemen masyarakat juga berhasil meningkatkan kesadaran akan pentingnya budaya membaca. Temuan ini membuktikan bahwa intervensi sederhana, partisipatif, dan berbasis pemberdayaan masyarakat mampu memperkuat ekosistem literasi desa secara berkelanjutan. Model implementasi ini berpotensi direplikasi pada wilayah lain dengan persoalan akses literasi serupa.
Copyrights © 2026