Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Tour Guide Di Desa Wisata Kurau Barat Agci Hikmawati; Iful Rahmawati Mega; Rindu Handayani; Dwi Indra Aprilliandari
Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v5i1.2841

Abstract

Pelatihan Tour Guide ini dilakukan untuk menumbuhkan kemampuan masyarakat desa wisata Kurau Barat dalam berbahasa Inggris untuk mempromosikan kekuatan wisata yang ada di Desa Kurau Barat. Berdasarkan hal tersebut, perlu dilakukan pelatihan Tour Guide berbahasa Inggris untuk masyarakat desa wisata Kurau Barat. Program ini dilakukan di Desa Kurau Barat, Kabupaten Bangka Tengah dengan peserta berjumlah 15 orang selama 8 minggu. Pengurus Desa Kurau Barat sangat mendukung dengan adanya pelatihan ini. Tujuan dari kegiatan yaitu peserta menerapkan praktik Tour Guide untuk mempromosikan wisata di Desa Kurau Barat. Keberhasilan peserta pada pelatihan ini dilihat dan diukur dari hasil praktik dalam mempromosikan wisata dengan menjadi Tour Guide serta mampu meningkatkan kepercayaan diri dan keberanian dalam mempromosikan wisata desa. Hasil akhir dan saran sesuai dengan evaluasi peserta merasa puas dan bersedia mengikuti kegiatan apabila diselenggarakan pelatihan ataupun kegiatan pengabdian lainnya selama itu bisa memberikan manfaat untuk masyarakat. 
Need Assesment of English E-Module Integrated to Islamic Value Development for the Eight Grade Students at Islamic Schools Iful Rahmawati Mega; Winda Purnama Sari
Ethical Lingua: Journal of Language Teaching and Literature Vol. 8 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/25409190.314

Abstract

This paper describes the results of need analysis of the eighth-grade students of Islamic Schools in Pangkalpinang, Bangka Belitung province, pointed on the development of English E-Module (electronic module) integrated to Islamic value which aims to acknowledge the needs of English E-Module integrated with Islamic value development for junior high schools students. The data were collected using a questionnaire with four aspects: 1) Interest in Learning English integrated in Islamic value, 2) Media to support students’ learning, 3) Pedagogy, textbooks, and learning media, 4) Media-based independent learning. This study was conducted on the 44 students of Islamic junior high schools in Kota Pangkalpinang. Based on the analysis, it reveals that 1) 64.40% of students are interested in learning English, 2) 59.09% of students need media to support their learning, 3) 81.82% of students need pedagogy, textbooks, and learning media, 4) 55.30% students need media-based independent learning. These findings must offer as a framework for the development of the English E-Module integrated to Islamic value for the Eighth-grade students of Islamic schools in Kota Pangkalpinang.
PENINGKATAN KECAKAPAN HIDUP MELALUI PROGRAM PELATIHAN KREATIVITAS UNTUK MELATIH KEMANDIRIAN EKONOMI Iful Rahmawati Mega; Sri Sugiyarti
ADIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/adi.v5i1.3096

Abstract

Masa pandemi menjadi permasalahan global termasuk di Indonesia. Pandemi ini berdampak bagi aspek ekonomi, pendidikan, pariwisata, kesehatan dan lainnya. Untuk lebih menguatkan masyarakat dan menyiapkan anak muda agar mampu menghadapi segala permasalahan, berani menyelesaikan masalah secara mandiri dan kreatif maka penting penguatan dan peningkatan kecakapan hidup. Berdasarkan hal ini, perlu dilakukan program pengabdian masyarakat dengan tema peningkatan kualitas kecakapan hidup melalui program pelatihan kreativitas untuk melatih kemandirian ekonomi anak panti asuhan. Program ini dilaksanakan di Panti Asuhan Aisyiah Kota Pangkalpinang yang diikuti oleh 22 remaja putri penghuni panti. Dilaksanakan selama dua kali pertemuan dengan pembekalan materi dan diakhiri dengan praktik serta evaluasi. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pengurus panti. Pada akhir kegiatan remaja putri ini telah mampu membuat bros yang layak untuk diperjual belikan. Selanjutnya dilakukan pembinaan dan pemberian bantuan berupa alat-alat untuk pembuatan bros. Dari kegiatan ini dapat disimpulkan kegiatan pelatihan ini bisa dikatakan berhasil diukur dari produk bros yang dibuat telah layak diperjual belikan dan pelatihan ini mampu memberikan kecakapan hidup bagi remaja. Berdasarkan hasil evaluasi peserta mengaku puas dan akan mengikuti kembali jika dilakukan kegiatan pengabdian.
PELATIHAN PEMBUATAN PRODUK RUMAH TANGGA UNTUK MEMUPUK JIWA KEWIRAUSAHAAN DAN KREATIVITAS REMAJA Putri Cahyani Agustine; Iful Rahmawati Mega; Iis Juniati Lathiifah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i2.569-577

Abstract

Remaja harus siap bersaing tingkat global terutama pada masa industri 4.0 sekarang ini. Remaja perlu menjadi orang yang fleksibel dan serba bisa dalam segala hal. Dengan memahami adanya potensi diri remaja sejak awal ini mampu menciptakan dan menumbuhkan jiwa kreativitas. Mengajak remaja agar mempunyai jiwa kreatif dan lebih produktif dalam menciptakan lapangan kerja yaitu dengan mengenalkan konsep berhasil berwirausaha. Untuk mendukung kegiatan ini perlu diadakan pelatihan kreativitas dan memupuk jiwa kewirausahaan melalui hal sederhana yaitu pembuatan produk rumah tangga. Pelatihan ini dilakukan pada 20 peserta remaja yang tergabung dalam komunitas PIKR (Pusat Informasi Konseling Remaja) Mentari di Keluraha Ketapang, Kota Pangkalpinang. Kegiatan dilakukan selama 2 hari dengan tahap pemberian materi dan praktik pembuatan sabun cuci piring sederhana. Pada tahap akhir kegiatan ini dilakukan evaluasi dengan hasil peserta mampu membuat sabun cuci piring sederhana dan dapat membuat desain merk pribadi. Kesimpulan dari kegiatan ini yaitu remaja PIKR-Mentari mendapatkan materi dan pemahaman pengetahuan tentang jiwa kewirausahaan serta jiwa kreativitas, kemudian juga mendapat pemahaman tentang peluang produk rumah tangga sebagai alternatif wirausaha baru, dan berikutnya mereka mampu membuat desain kreativitas, selama kegiatan berlangsung, peserta merasa puas dan bangga pada hasil karya mereka.
Analisis Kemampuan TPACK Terintegrasi STEM Calon Guru SD Pembelajaran IPA dalam Menumbuhkan Nilai Edusciencetechnopreneur Winda Purnama Sari; Iful Rahmawati Mega
CENDEKIAWAN Vol 5 No 1 (2023): Cendekiawan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35438/cendekiawan.v5i1.295

Abstract

The aim of the research is to explore the ability of prospective educators to master technology through STEM integrated TPACK skills in the natural science field to increase the value of integrated edusciencetechnopreneur. This step is to prepare prospective teachers to face the development of science and technology in the world of education during the transition period of the industrial revolution from 4.0 to 5.0. This research is a survey research with a quantitative approach, with the research subjects being students of the even semester PGSD Study Program for the academic year 2021/2022. The sampling technique used was cluster sampling. Collecting data using a questionnaire with a likert scale and portfolio of students or prospective teachers, student journals, and several other documents related to research. The data analysis technique used SEM through AMOS and descriptive analysis. The results of the analysis show that prospective elementary school teachers have implemented STEM-integrated TPACK in science learning 56%–75% have been carried out. The results of comparison of GOF with GOFI through SEM are categorized as fit and marginal, but the regression weight does not show a significant effect between the STEM-integrated TPACK variable on the value of integrated edusciencetechnopreneur.
PEMBERDAYAAN REMAJA PANTI ASUHAN AISYIYAH KOTA PANGKALPINANG UNTUK MEWUJUDKAN GENERASI KETIR (KREATIF, ELIGIBLE, TELADAN, INOVATIF, DAN RELIGIUS) Putri Cahyani Agustine; Iful Rahmawati Mega; Rifan Putra Pratama; Saparido Saparido; Tiara Putri Safira; Melya Mardiana; Meilidya Fuziani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 5 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i5.1757-1765

Abstract

Peningkatan karakter remaja dapat diintegrasikan dalam berbagai aspek tanpa mengurangi dan menghilangkan peran pendidikan lingkungan keluarga, sekolah, dan budaya masyarakat. Remaja yang menjadi subyek utama yaitu remaja panti asuhan Aisyiah Kota Pangkalpinang. Kegiatan remaja ini masih sangat kurang: (1) tidak ada jam tambahan untuk belajar; (2) waktu luang diisi dengan mengobrol dan bermain; (3) kurang perhatian terhadap lingkungan halaman dan tanaman; (4)  membutuhkan tambahan waktu hafalan surat pendek, doa harian, dan BTQ; (5) belum ada pengalaman pembuatan produk rumah tangga; (6) memerlukan tambahan keterampilan berbahasa Inggris. Sehingga, untuk menciptakan karakter KETIR (Kreatif, Eligible, Teladan, Inovatif, dan Religius) perlu pendampingan untuk menguatkan karakter sehingga usia remaja mereka bisa berkualitas.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR PANTAI BERBASIS EDUSCIENCETOURISM UNTUK MEWUJUDKAN MASYARAKAT YANG SIP (SMART, INDEPENDENT, PRODUCTIVE) Iful Rahmawati Mega; Putri Cahyani Agustine; Fifin Fitriana; Bela Aulia; Kania Putri Ramandani; Afni Mua Suama
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.190-197

Abstract

Masyarakat pesisir tinggal di daerah pantai di wilayah perairan. Dalam menjaga lingkungan sekitar perlu dukungan masyarakat pesisir sebagai komponen ekologi. Warga daerah pinggir pantai membutuhkan upaya yang teratur untuk memberi pengaruh dan mendorong perubahan melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat pesisir yang sesuai dengan keunikan ciri khas sosial masyarakat pesisir, dengan mengacu pada aturan  masyarakat pesisir. Pemberdayaan pesisir dianggap berkelanjutan secara ekonomi jika wilayah pesisir mampu memproduksi barang dan jasa secara berkelanjutan dan gangguan ekstrem di berbagai sektor dapat menghancurkan produksi primer, sekunder, dan tersier dihilangkan. Salah satu provinsi Indonesia yang terletak di wilayah pesisir adalah provinsi Bangka Belitung. Provinsi ini dikelilingi oleh laut dan memiliki garis pantai sepanjang 800 km. Pemberdayaan masyarakat sekitar pantai harus bersifat terbuka, namun yang terpenting, pemberdayaan itu sendiri harus menyentuh sasaran kelompok masyarakat. Sehingga tujuan dari kegiatan pengabdian ini yaitu untuk pemberdayaan masyarakat pesisir pantai berbasis Edusciencetourism untuk mewujudkan masyarakat yang SIP (Smart, Independent, Productive)
MSME branding training for coastal communities Rizki Martadinata; Fajar Rahmat Sidik; Akbar Raihanza; Miskatul Lathifah; Anggun Nabira; Nadia Nursamala; Sabrina Sabrina; Mutiara Safelia; Siti Syahriwulan; Dinda Rahmalia; Iful Rahmawati Mega
Community Empowerment Vol 9 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.11252

Abstract

Coastal areas not only serve as the economic hub for local communities engaged in fishing but also for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). Due to their geographic proximity to the sea, coastal communities involved in MSMEs face some challenges in marketing their products, thus limiting their market reach. One of the hurdles experienced by coastal communities is a lack of understanding of technology usage in digital marketing. The objective of this community service is to educate MSMEs in coastal areas about product branding. The method employed involves providing training sessions. By the end of the program, MSME operators will have designed logos for their products and can begin transitioning to online sales.
Folklore as A Media to Empower Reading Literacy & The Socio-Cultural Values among EFL Students: A Need Analysis Aprilliandari, Dwi Indra; Mardiana, Melya; Mega, Iful Rahmawati
SCOPE: Journal of English Language Teaching Vol 9, No 1 (2024): Scope: Journal of English Language Teaching
Publisher : Pusat Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/scope.v9i1.23758

Abstract

Classroom action research training to develop professional educators for Muhammadiyah school teachers in Belitung Iful Rahmawati Mega; Haiyudi Haiyudi; Rifki Hanif Setiawan
Community Empowerment Vol 9 No 9 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.11338

Abstract

Classroom Action Research (CAR) study serves as a crucial indicator for enhancing teacher professionalism. Despite its importance, the competency of teachers in conducting CAR remains relatively low. Various factors contribute to this, including a lack of structured guidance and the burden of administrative tasks. This training program for teachers in Muhammadiyah schools on Belitung Island aimed to improve teachers' professionalism, particularly in understanding and responding to classroom dynamics. The method employed a four-stage training process: planning, preparation, implementation, and evaluation. Following mentoring, the training yielded positive results, with participants successfully developing CAR titles based on their classroom experiences and expressing satisfaction with the acquired knowledge of CAR writing concepts. Furthermore, a portion of the participants expressed a desire for continued training to further enhance their professional capabilities as teachers.