Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh akuntabilitas, transparansi, dan pengelolaan keuangan pemerintah terhadap kinerja aparatur pemerintah Desa Watu, Kabupaten Soppeng, dengan menggunakan kerangka Teori Keagenan (Agency Theory). Melalui pendekatan kuantitatif dan metode survei terhadap 101 responden yang dipilih menggunakan rumus Slovin, data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dan uji hipotesis melalui perangkat lunak SPSS. Hasil pengujian menunjukkan bahwa secara parsial, akuntabilitas (p = 0,001), transparansi (p = 0,005), dan keuangan pemerintah (p = 0,043) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja aparatur. Secara simultan, ketiga variabel tersebut memiliki pengaruh signifikan dengan nilai F hitung sebesar 60,820 (p < 0,001), serta mampu menjelaskan variasi kinerja aparatur sebesar 66,6% berdasarkan nilai Adjusted R Square. Temuan ini mengonfirmasi bahwa penguatan tata kelola pemerintahan melalui pertanggungjawaban yang jelas, keterbukaan informasi, dan manajemen keuangan yang sistematis terbukti efektif dalam mereduksi asimetri informasi serta meningkatkan profesionalisme pelayanan publik di tingkat desa.
Copyrights © 2026