Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan fungsi mantra pengobatan bersembur pada masyarakat suku Paser Pematang dan Semunte sebagai salah satu bentuk folklor lisan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnografi. Data penelitian berupa mantra sembur sakit kepala, sembur sembala, dan sembur boii. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mantra memiliki struktur pembuka, isi, dan penutup, dan pola rima yang berbeda-beda. Mantra pengobatan bersembur sakit kepala, sembur sembala, dan sembur boii bersifat asoferik karena menggunakan bahasa Paser halus suku Pematang dan Semunte yang tidak semua pewaris keturunan (belian) dapat memaknai arti mantra, meskipun ada beberapa kata dalam mantra mengggunakan bahasa Indonesia. Setiap mantra memiliki makna dan tujuan tertentu dalam proses penyembuhan. Mantra pengobatan bersembur suku Paser Pematang dan Semunte memiliki beberapa fungsi religius, yaitu sebagai bentuk doa, fungsi magis yaitu memiliki kekuatan penyembuhan, fungsi psikologis yaitu memberi rasa tenang dan keyakinan pada pasien, serta fungsi sosial mempererat hubungan sosial dalam masyarakat dan sebagai sarana pelestarian budaya lokal karena mantra diwariskan dari buyut hingga generasi muda. Mantra pengobatan bersembur tidak hanya digunakan untuk mengobati penyakit, tetapi juga menjadi bagian dari kepercayaan dan budaya masyarakat yang masih dijaga hingga sekarang.
Copyrights © 2026