Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan pengembangan media pembelajaran sastra Bugis klasik berbasis webtoon dengan memanfaatkan cerita I La Galigo sebagai materi pembelajaran sastra di SMA. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan angket analisis kebutuhan yang melibatkan guru Bahasa Indonesia dan peserta didik kelas X SMA Negeri 9 Gowa. Data dianalisis secara deskriptif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran sastra, khususnya materi hikayat, masih menghadapi kendala dalam penggunaan media yang mampu menarik perhatian peserta didik dan membantu pemahaman terhadap karya sastra klasik. Guru membutuhkan media yang lebih menarik dan sesuai dengan karakteristik peserta didik, sedangkan peserta didik cenderung menyukai media yang memadukan unsur visual dan digital. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan, media webtoon dinilai relevan untuk dikembangkan sebagai alternatif media pembelajaran yang mendukung pembelajaran sastra sekaligus pelestarian budaya lokal di era digital.Kata kunci: analisis kebutuhan, media pembelajaran, webtoon, sastra Bugis klasik, I La Galigo.
Copyrights © 2026