Kiranya benar bahwasanya hubungan seksual yang menyimpang merupakan penyebab potensial penyebaran AIDS serta tempat-tempat prostitusi merupakan tempat-tempat strategis untuk "berpangkalnya" penyakit tersebut. Permasalahannya sekarang adalah kenapa muncul kekhawatiran terhadap remaja sekolah kita terhadap berjangkitnya pe-nyakit tersebut; apakah remaja sekolah kita banyak yang melakukan hubungan seksual menyimpang atau sering berkunjung ke tempat-tem-pat prostitusi sehingga menjadi berpotensi terjangkiti AIDS.      Kalau kita cermati akhir-akhir ini memang sering muncul kekha-watiran anggota masyarakat mengenai kekhawatirannya atas remaja sekolah kita. Mereka mengharapkan agar supaya pemerintah dan para peduli AIDS untuk mencegah berjangkitnya penyakit yang mengerikan tersebut pada remaja sekolah kita.       Lebih daripada itu konon bahkan ada yang mengusulkan kepada Menteri Pendidikan agar AIDS dapat dimasukkan di dalam formulasi kurikulum sekolah. Adapun maksudnya supaya anak-anak dan remaja sekolah mengerti semenjak dini mengenai seluk beluk AIDS; dengan demikian atas kesadarannya sendiri mereka akan menghindari berjangkitnya AIDS, setidak-tidaknya pada diri sendiri.     Meskipun usulan tersebut belum dapat dipenuhi akan tetapi cukup simpatik dan bermanfaat sebagai bahan renungan. Usulan tersebut di atas juga mencerminkan kekhawatiran yang mendalam mengenai ke-mungkinan berjangkitnya AIDS pada remaja sekolah kita. Kalau kita mau jujur, banyak diantara kita yang juga memiliki kekhawatiran yang sama. Bagaimana pun remaja sekolah merupakan pemimpin bangsa di masa depan. Sangat sulit dibayangkan bangsa ini kelak akan dipimpin oleh mereka yang menderita AIDS; cacat medis dan cacat sosial.
Copyrights © 1996