Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas distribusi zakat pada Bank Syariah Indonesia (BSI) periode 2021–2025 dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif berbasis rasio Allocation to Collection Ratio (ACR) sesuai standar Zakat Core Principle. Hasil kajian menunjukkan bahwa BSI mengalami pertumbuhan penghimpunan zakat yang sangat progresif, meningkat dari Rp123,17 miliar pada tahun 2021 hingga mencapai Rp289,38 miliar pada tahun 2025, dengan total akumulasi dana melampaui Rp1 triliun. Analisis ACR mengonfirmasi bahwa distribusi zakat BSI berada pada kategori Sangat Efektif, didukung oleh inovasi digital melalui platform BYOND by BSI yang mampu meningkatkan transparansi serta kecepatan penyaluran secara real-time. Penelitian menyimpulkan bahwa BSI telah berhasil melakukan transisi strategis dari sekadar bantuan kemanusiaan (charity) menuju program pemberdayaan ekonomi produktif, seperti Desa Berdaya dan penguatan UMKM, guna mendorong transformasi mustahik menjadi muzakki. Keberhasilan ini mengukuhkan peran BSI sebagai agen utama dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah nasional yang berkelanjutan di Indonesia.
Copyrights © 2026