Pencapaian ASI eksklusif belum sesuai target, sehingga berdampak pada upaya percepatan penurunan stunting. Breastfeeding self-efficacy adalah faktor yang dapat dimodifikasi untuk meningkatkan keberhasilan menyusui. Kemudian, edukasi dapat meningkatkan breastfeeding self-efficacy. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi kelas menyusui terhadap breastfeeding self-efficacy. Desain penelitian research pre-experiment with a one-group pretest-posttest design. Sampel 21 ibu hamil di Puskesmas Baturraden 1 diambil secara accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner BSES-SF (the breastfeeding self-efficacy scale-short form) versi Indonesia, sedangkan media edukasi menggunakan website kelas menyusui yang dapat diakses melalui tautan www.kelasmenyusui.com. Analisis data menggunakan Wilcoxon Signed-Ranks Test. Hasil yang diperoleh, rata-rata skor post-test breastfeeding self-efficacy naik 3,29 poin dari pre-test. Kelas menyusui berpengaruh signifikan terhadap breastfeeding self-efficacy (p-value 0,003). Kelas menyusui dapat menjadi upaya untuk meningkatkan breastfeeding self-efficacy guna mendukung keberhasilan menyusui. Namun, perlu dilakukan studi lanjut untuk menilai breastfeeding self-efficacy pada masa postpartum dan durasi ASI eksklusif, sehingga dapat diketahui kemampuan prediktif edukasi terhadap breastfeeding self-efficacy pada masa postpartum dan durasi menyusui.
Copyrights © 2026