Stres kerja merupakan respon fisik dan emosional yang berbahaya dan dapat terjadi ketika tuntutan pekerjaan yang ada melebihi kemampuan atau kontrol kerja yang dimiliki oleh pekerja. Sales rentan mengalami stres kerja, terutama di sektor ritel produk rumah tangga, akibat tuntutan target tinggi, beban kerja berlebih, dan tekanan waktu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat stres kerja pada sales di PT. Gembira Grosir Sejahterah Kota Gorontalo. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini aldalah Observasional Alnalitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh sales yang tersebar di PT. Gembira Grosir Sejahterah Kota Gorontalo yalng berjumlah 35 sales dengan teknik total sampling. Analisis data meggunakan uji Korelasi Pearson dengan nilai ? ? 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan signifikan antara beban kerja (? =0,001; r = 0,540), konflik keluarga (? = 0,012; r = 0,421), dan dukungan sosial rekan kerja (? = 0,017; r = 0,401) dengan tingkat stres kerja pada sales di PT. Gembira Grosir Sejahterah Kota Gorontalo. Disarankan pihak perusahaan untuk melakukan evaluasi berkala terhadap distribusi beban kerja, target penjualan, serta sistem kerja sales agar tetap proporsional dan tidak memicu stres kerja berlebihan.
Copyrights © 2026