Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Relationship of Health Workers' Workload with The Quality of Interpersonal Communication Services at the West City Health Center Marlin Giu; Herlina Jusuf; Suardi
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 8 No. 3: 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v8i3.11127

Abstract

The workload of health workers at the West City Health Center is characterized by high patient visits, limited number of officers, and administrative tasks that must be completed simultaneously. This condition often causes work pressure and has the potential to disrupt interpersonal communication in the ministry. This study aims to determine the relationship between the workload of health workers and the quality of interpersonal communication in services at the West City Health Center. The type of quantitative research with the analytical survey method uses a cross-sectional design. The research population of all health workers at the West City Health Center amounted to 58 health workers with a total sampling technique. Data collection using workload questionnaires and interpersonal communication quality questionnaires. Data analysis using the Spearman's Rank test. Based on data analysis, it was shown that there was no relationship between workload variables and the quality of interpersonal communication in health workers at the West City Health Center with the Spearman's Rank test value p-value = 0.428 (P > 0.05), there was no relationship between workload and the quality of interpersonal communication. In conclusion, even though the workload is quite high, health workers at the West City Health Center continue to carry out interpersonal communication well between health workers in the service. Suggestions, health workers are expected to maintain effective, empathetic, and open communication with patients and colleagues.
PEMBERDAYAAN IBU PKK DESA IGIRISA KABUPATEN BOELEMO MELALUI INOVASI OLAHAN IKAN SARDEN UNTUK MENDUKUNG KETAHANAN GIZI KELUARGA Herlina Jusuf; Hartono Hadjarati; Mohamad Adam Mustapa; Muhammad Taupik; Ahmad M. Andy Suryadi; Amanda Adityaningrum
Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 7, No 1 (2026): Mei: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jpkm.v7i1.38855

Abstract

Ikan memegang peranan penting dalam pemenuhan sumber gizi dan keamanan hidup bagi manusia, namun sayangnya banyak sekali orang yang tidak mau mengonsumsi ikan. Rendahnya konsumsi ikan di Desa Igirisa menjadi perhatian, karena dapat menyebabkan kekurangan gizi, terutama pada anak-anak yang memerlukan pola makan seimbang. Kebaruan program ini terletak pada inovasi diversifikasi olahan ikan sarden menjadi puding sebagai alternatif pangan sehat, menarik, dan ekonomis untuk meningkatkan minat konsumsi ikan masyarakat. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut dengan mempromosikan konsumsi ikan melalui pembuatan puding ikan sarden, produk olahan ikan yang bergizi dan menarik untuk berbagai kalangan usia. Pendekatan yang digunakan adalah dengan menyelenggarakan pelatihan praktis bagi ibu-ibu PKK, di mana mereka dilatih membuat puding sarden. Metode ini memungkinkan peserta untuk terlibat langsung dalam proses persiapan, meningkatkan pemahaman dan keterampilan mereka dalam pengolahan ikan. Hasilnya menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam mengolah ikan, serta antusiasme yang lebih tinggi di antara mereka untuk memperkenalkan produk berbasis ikan kepada keluarga mereka. Program ini berhasil meningkatkan konsumsi ikan di desa, yang berkontribusi pada praktik gizi dan kesehatan yang lebih baik.Kata Kunci: Puding Ikan Sarden; Konsumsi Ikan; Ketahanan Gizi
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingkat Stres Kerja Pada Sales Di Pt. Gembira Grosir Sejahterah Kota Gorontalo: Factors Related To Work Stress Levels Among Sales Staff At Pt. Gembira Grosir Sejahterah, Gorontalo City Desfani Nathalia Massolo; Herlina Jusuf; Tri Septian Maksum
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 5: Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i5.10478

Abstract

Stres kerja merupakan respon fisik dan emosional yang berbahaya dan dapat terjadi ketika tuntutan pekerjaan yang ada melebihi kemampuan atau kontrol kerja yang dimiliki oleh pekerja. Sales rentan mengalami stres kerja, terutama di sektor ritel produk rumah tangga, akibat tuntutan target tinggi, beban kerja berlebih, dan tekanan waktu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat stres kerja pada sales di PT. Gembira Grosir Sejahterah Kota Gorontalo. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini aldalah Observasional Alnalitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh sales yang tersebar di PT. Gembira Grosir Sejahterah Kota Gorontalo yalng berjumlah 35 sales dengan teknik total sampling. Analisis data meggunakan uji Korelasi Pearson dengan nilai ? ? 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan signifikan antara beban kerja (? =0,001; r = 0,540), konflik keluarga (? = 0,012; r = 0,421), dan dukungan sosial rekan kerja (? = 0,017; r = 0,401) dengan tingkat stres kerja pada sales di PT. Gembira Grosir Sejahterah Kota Gorontalo. Disarankan pihak perusahaan untuk melakukan evaluasi berkala terhadap distribusi beban kerja, target penjualan, serta sistem kerja sales agar tetap proporsional dan tidak memicu stres kerja berlebihan.