Penggunaan polybag plastik dalam pembibitan menimbulkan masalah lingkungan karena sulit terurai. Sebagai solusi ramah lingkungan, dikembangkan biodegradable pot (biopot) dari bahan organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respons pertumbuhan tanaman cabai (Capsicum frutescens) yang dibudidayakan menggunakan biopot berbahan dasar eceng gondok dan cocopeat. Metode penelitian meliputi pembuatan biopot dengan tiga perbandingan komposisi cocopeat : eceng gondok, yaitu B1 (30:70), B2 (50:50), dan B3 (70:30). Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun, serta uji kekerasan biopot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Biopot 3 (70:30) memberikan performa tertinggi pada parameter tinggi tanaman, sedangkan Biopot 1 (30:70) unggul dalam jumlah daun. Uji kekerasan menunjukkan Biopot 2 memiliki nilai tertinggi (78,25 N), diikuti Biopot 3 (69,86 N) dan Biopot 1 (60,4 N). Secara keseluruhan, biopot berbahan eceng gondok dan cocopeat efektif mendukung pertumbuhan vegetatif tanaman cabai, dengan variasi komposisi mempengaruhi aspek pertumbuhan dan kekuatan mekanik biopot. Biopot 3 menawarkan keseimbangan terbaik antara dukungan pertumbuhan dan kekuatan struktural.
Copyrights © 2026