Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan yang signifikan terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas V antara kelompok yang menggunakan media pembelajaran Wayground berbasis Paper Mode dan kelompok yang menggunakan metode konvensional pada mata pelajaran IPAS di Gugus 7 Kecamatan Buleleng. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (non-equivalent control group design). Sampel penelitian dipilih melalui teknik random sampling. Data motivasi belajar dikumpulkan menggunakan angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis dengan uji-t. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 52 orang siswa dan sampel penelitian yaitu kelas V SD Negeri 6 Banyuning sebagai kelas eksperimen berjumlah 32 siswa dan kelas V SD Negeri 3 Banyuning berjumlah 20 siswa di kelas kontrol. Dari hasil perhitungan tersebut diketahui bahwa thitung> ttabel yaitu 6,315 > 1,675 dan nilai Sig. (2-tailed) < 0,05 (0,000 < 0,05). Sesuai dengan ketentuan Uji-t maka H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan diterimanya H1 berarti terdapat perbedaan yang signifikan pada motivasi belajar siswa kelas V antara kelompok yang menggunakan media pembelajaran Wayground berbasis Paper Mode dan kelompok yang menggunakan metode konvensional pada mata pelajaran IPAS di Gugus 7 Kecamatan Buleleng
Copyrights © 2026